Akun Media Sosial Diduga Milik Pelaku Pembunuhan Pelajar SMP di Bandung Menjadi Sorotan
Kasus pembunuhan seorang pelajar SMP yang terjadi di Kampung Gajah, Bandung, kembali mencuri perhatian publik setelah terungkapnya dugaan akun media sosial pelaku berinisial YA (16). Akun tersebut diduga sering melakukan repost dan mengomentari kutipan-kutipan galau di platform TikTok.
Salah satu konten yang menarik perhatian adalah kutipan yang berbunyi, "Hanya dia, dia buatku nyaman dalam hangat pelukan. Dia perasa yang mengerti yang kurasa. Hanya dia", yang di-repost pada 14 Maret 2025. Dalam salah satu komentarnya, akun yang diduga milik YA menuliskan, "Z yang selalu buatku nyaman, tapi dia sudah pergi", yang diduga merujuk kepada korban, ZAAQ (14).
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa korban dan pelaku sebelumnya saling mengenal, keduanya berasal dari Garut, namun korban kemudian pindah ke Bandung. Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, menjelaskan bahwa motif YA melakukan tindakan tersebut adalah karena sakit hati setelah korban menyatakan ingin memutuskan pertemanan mereka.
Pada tanggal 9 Februari 2026, YA bersama seorang rekan berinisial AP melakukan perjalanan dari Garut ke Bandung untuk menemui korban. Setelah bertemu, YA mengajak korban untuk berbicara lebih lanjut di lokasi yang sepi, yaitu di eks Kampung Gajah. Setibanya di lokasi, YA dan korban terlibat cekcok, yang berujung pada tindakan kekerasan.
Menurut keterangan polisi, YA mengambil botol yang ada di lokasi dan memukul serta menusuk korban sebanyak delapan kali. Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku mengambil ponsel dan jaket milik korban sebelum meninggalkan lokasi kejadian, sementara korban dalam kondisi kritis.
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan pelajar dan menyoroti dampak emosional serta hubungan sosial di kalangan remaja. Penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.




