Alcaraz dan Sabalenka Memulai Petualangan di Australia Open 2023
Sumber Foto: Koran Jakarta ®
Sorotan Utama

Alcaraz dan Sabalenka Memulai Petualangan di Australia Open 2023

MELBOURNE, AUSTRALIA — Petenis peringkat satu dunia Carlos Alcaraz memulai perburuannya untuk menorehkan sejarah, sementara ratu tenis putri Aryna Sabalenka juga turun ke lapangan di hari pertama Australia Open, Minggu (18/1).

Selain Alcaraz dan Sabalenka, hari pembuka Grand Slam pertama musim ini turut menampilkan finalis tahun lalu Alexander Zverev serta Venus Williams yang berusia 45 tahun dan berpeluang menjadi petenis putri tertua yang pernah tampil di turnamen tersebut.

Alcaraz datang ke Melbourne Park dengan koleksi gelar US Open, Wimbledon, dan Prancis Open. Namun, mahkota Australia Open masih menjadi satu-satunya Grand Slam yang belum melengkapi résumé gemilang petenis Spanyol itu. Prestasi terbaiknya sejauh ini di Australia adalah mencapai perempat final.

Petenis berusia 22 tahun itu menegaskan ambisinya untuk merebut gelar dan menggulingkan Jannik Sinner sebagai juara bertahan pada edisi 2026. Jika berhasil, Alcaraz akan melampaui kompatriotnya Rafael Nadal sebagai petenis putra termuda yang menyempurnakan career Grand Slam, yakni menjuarai keempat turnamen mayor.

“Saya sangat lapar akan gelar ini, lapar untuk meraih hasil yang benar-benar bagus di sini,” ujar Alcaraz, peraih enam gelar Grand Slam. “Saya mempersiapkan diri sebaik mungkin dan sangat antusias menyambut dimulainya turnamen.”

Alcaraz akan membuka langkahnya menuju gelar dengan menghadapi petenis tuan rumah peringkat 79 dunia, Adam Walton, pada laga terakhir hari itu di Rod Laver Arena.

Sementara itu, aksi di lapangan utama dibuka oleh petenis Italia peringkat tujuh dunia Jasmine Paolini yang menantang Aliaksandra Sasnovich dari Belarus. Petenis Jerman Alexander Zverev, unggulan ketiga yang kalah dari Sinner di final tahun lalu, akan memulai kampanyenya melawan Gabriel Diallo dari Kanada.

Sabalenka menjadi penampil berikutnya di Rod Laver Arena. Petenis Belarus itu membidik gelar ketiga Australian Open dalam empat tahun terakhir. Pada edisi 2025, ia harus menelan kekalahan mengejutkan dari petenis Amerika Serikat Madison Keys di partai final yang berlangsung ketat.

Menghadapi wildcard Prancis Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah, Sabalenka datang dengan modal kuat setelah menjuarai Brisbane International pekan lalu, sebuah sinyal serius ambisinya di Melbourne.

“Saya tidak bisa mengeluh dengan awal musim ini. Saya rasa saya memainkan beberapa pertandingan yang sangat bagus dan menunjukkan tenis yang solid,” kata Sabalenka (27).

Sorotan lain tertuju pada kembalinya Venus Williams ke Melbourne untuk pertama kalinya sejak 2021. Mantan petenis nomor satu dunia itu menerima wildcard dan akan menghadapi ujian berat melawan Olga Danilovic dari Serbia yang kini berada di peringkat 68 dunia.

Kini menghuni peringkat 576, Williams tersingkir di babak pertama dua turnamen pemanasan dan hanya tampil sporadis dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, semangat juangnya tak luntur.

“Ini adalah tempat terbaik di dunia untuk bermain,” kata Williams. “Saya punya kenangan luar biasa di sini. Saya menyukai tantangan, jadi saya siap menghadapi tantangan ini.”

Selain nama-nama tersebut, hari pertama Australian Open juga diramaikan oleh unggulan ke-10 sektor putra Alexander Bublik dan unggulan ke-12 sektor putri Elina Svitolina, yang sama-sama datang ke Melbourne dengan status juara turnamen pemanasan jelang Grand Slam.