Alumni dan Pelajar TU Delft Tanggapi Skandal Dwi Hartanto dengan Surat Pernyataan Terbuka
Sumber Foto: Liputan6.com
Inti Pernyataan

Alumni dan Pelajar TU Delft Tanggapi Skandal Dwi Hartanto dengan Surat Pernyataan Terbuka

Gabungan alumni dan pelajar Indonesia di Technische Universiteit Delft (TU Delft) telah mengeluarkan surat pernyataan terbuka untuk menanggapi skandal yang melibatkan Dwi Hartanto, seorang pelajar asal Indonesia yang menuntut ilmu di universitas tersebut. Surat ini disusun sebagai respons terhadap berita-berita viral yang berkembang di Tanah Air mengenai kasus tersebut.

Dokumen pernyataan yang terdiri dari lima lembar ini memuat delapan poin inti dan didukung oleh 126 alumni dan pelajar TU Delft. Dalam surat tersebut, mereka menekankan pentingnya menjaga nama baik dan integritas sebagai bagian dari masyarakat ilmiah Indonesia.

Dalam pembukaannya, surat tersebut menyatakan, "Surat pernyataan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang prihatin terhadap berita yang viral belakangan ini mengenai saudara Dwi Hartanto (DH)." Surat itu melanjutkan dengan merincikan perkembangan terbaru terkait kasus DH, termasuk keputusan TU Delft untuk mengadakan sidang kode etik dan berbagai pernyataan resmi dari berbagai pihak, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag.

Delapan Poin Inti Pernyataan

  • Pernyataan Pertama: Alumni dan pelajar menyimpulkan bahwa tindakan DH, yang meliputi penyampaian klaim-klaim keilmuan yang tidak akurat, adalah perbuatan yang tidak terpuji.
  • Pernyataan Kedua: Mereka mengecam tindakan DH dan menegaskan bahwa perbuatan tersebut tidak mencerminkan perilaku pelajar dan alumni Indonesia di Delft secara umum.
  • Pernyataan Ketiga: Mereka mengapresiasi klarifikasi dan permohonan maaf dari DH dan meminta agar ia menjalani konsekuensi yang berlaku.
  • Pernyataan Keempat: Alumni dan pelajar mengimbau media dan instansi pemerintah untuk memperbaiki prosedur pengecekan dan klarifikasi berita, terutama dalam bidang akademik.
  • Pernyataan Kelima: Mereka meminta agar pemberitaan mengenai kasus ini dilakukan secara proporsional dan bertanggung jawab.
  • Pernyataan Keenam: Masyarakat diajak untuk bersikap proporsional dan tidak mendistorsi fakta-fakta terkait kasus ini.
  • Pernyataan Ketujuh: Alumni dan pelajar mengajak masyarakat ilmiah untuk aktif mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
  • Pernyataan Kedelapan: Mereka menegaskan bahwa kasus ini telah dianggap selesai setelah klarifikasi dan permohonan maaf dari DH diterbitkan, meskipun siap untuk bekerja sama dalam pencegahan kejadian serupa di masa mendatang.

Surat pernyataan ini ditutup dengan penegasan bahwa semua poin yang disampaikan disusun secara sukarela, tanpa adanya tekanan dari pihak manapun, termasuk organisasi-organisasi terkait.