Ammar Zoni Minta Pembatasan Pernyataan Publik Terkait Kasus Narkotika, Fokus pada Ibadah di Lapas Cipinang
Aktor Ammar Zoni mengeluarkan pernyataan melalui kuasa hukumnya untuk membatasi komentar publik terkait kasus dugaan peredaran narkotika yang menjeratnya. Ia meminta agar hanya anggota keluarga inti dan tim pengacara yang dapat memberikan pernyataan mengenai perkara tersebut.
Pernyataan ini disampaikan oleh Jon Mathias, kuasa hukum Ammar Zoni, usai mengunjungi kliennya di Lapas Cipinang, Jakarta Timur. Dalam kunjungan pada Rabu (4/3/2026), Jon menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga situasi tetap kondusif menjelang sidang pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
“Media boleh mewawancarai pihak keluarga, termasuk Aditya Zoni. Namun, untuk berita-berita yang menyangkut perkara Ammar, saya serahkan kepada Adit. Jika berkaitan dengan masalah hukum, silakan ke pengacara,” ujar Jon Mathias.
Jon menegaskan bahwa instruksi ini berasal langsung dari Ammar Zoni, yang ingin menghentikan berbagai opini publik yang berkembang di luar proses persidangan. Ia mengungkapkan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan langkah-langkah di luar jalur hukum.
“Tidak perlu lagi kita membangun opini-opini yang di luar dari koridor hukum. Cukup sudah,” tegas Jon. Ia juga menambahkan bahwa Ammar tidak ingin lagi ada komentar-komentar yang tidak disukainya terkait kasus ini.
Sementara itu, Jon juga memberikan informasi mengenai kondisi terbaru Ammar Zoni selama menjalani masa penahanan di Lapas Cipinang. Selama bulan Ramadhan, Ammar lebih banyak menghabiskan waktu untuk beribadah dan menjalani pembinaan karakter.
“Hukum disiplin yang diberikan pihak lapas telah membantu memperbaiki karakter Ammar. Dia kini fokus mendekatkan diri kepada Tuhan sembari menunggu kepastian hukum atas kasusnya,” jelas Jon.




