BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Mitra Grab tentang Perlindungan Sosial
Kutipan Media - RM.id Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Kelapa Gading menggelar kegiatan live streaming bersama Sahabat Grab Indonesia pada Selasa (24/2/2026) melalui kanal Youtube Sahabat Grab Indonesia.
Kegiatan bertajuk 'Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Mitra Pengemudi Grab' ini merupakan upaya memperluas literasi dan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para mitra pengemudi transportasi online, yang tergolong sebagai pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU).
Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai berbagai risiko kerja yang dihadapi mitra pengemudi Grab. Mulai dari risiko kecelakaan saat berkendara, risiko kematian, hingga risiko sosial ekonomi yang dapat berdampak pada keberlangsungan penghasilan keluarga.
Selain itu, disampaikan pula dasar perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk pentingnya kepesertaan dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Tak hanya itu, peserta juga diberikan penjelasan mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, tata cara pendaftaran, hingga prosedur klaim apabila terjadi risiko kerja.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading, Ivan Sahat H. Pandjaitan, menegaskan, perlindungan jaminan sosial merupakan kebutuhan mendasar bagi seluruh pekerja, termasuk mitra pengemudi transportasi online.
Menurut Ivan, melalui kegiatan live streaming ini, BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan seluruh mitra Grab memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Risiko kerja bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, para mitra memiliki perlindungan yang memberikan rasa aman dalam bekerja," kata Ivan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Ivan menambahkan, pemanfaatan platform digital seperti live streaming menjadi strategi efektif untuk menjangkau lebih banyak mitra secara cepat dan efisien.
"Harapan kami, ke depan 100 persen mitra Grab dapat terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Dengan perlindungan menyeluruh, para mitra dapat bekerja lebih tenang dan produktif karena risiko kerjanya sudah terjamin," ujarnya.
Melalui sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan komunitas mitra Grab, diharapkan semakin banyak pekerja sektor informal yang sadar akan pentingnya perlindungan jaminan sosial demi kesejahteraan diri dan keluarganya.




