BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Perlindungan Pekerja Informal dan Migran
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat menargetkan perluasan kepesertaan untuk jutaan pekerja dari berbagai sektor yang belum terlindungi. Fokus utama diarahkan pada akselerasi akuisisi peserta baru, khususnya sektor informal, UMKM, dan pekerja migran Indonesia.
Hal tersebut disampaikan usai dilantik Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar beserta jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan masa jabatan 2026-2031 di Jakarta, Jumat (20/2/2026).
"Kami ingin memastikan coverage pada pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah, dan pekerja migran dapat tercakup," kata Saiful. Saiful menerapkan arah strategis lima tahun ke depan dengan pendekatan 3C: Coverage, Care, dan Credibility. Prioritas pertama adalah Coverage atau perluasan kepesertaan secara lebih terstruktur dan terukur, disertai optimalisasi kanal distribusi serta kolaborasi ekosistem. Prioritas kedua adalah Care yang diwujudkan melalui penguatan kualitas layanan berbasis inovasi, transformasi digital, dan kolaborasi strategis lintas sektor. Strategi Care difokuskan pada layanan klaim yang lebih cepat, mudah, dan transparan, penguatan program manfaat termasuk layanan tambahan seperti perumahan.




