Kutipan Media - Manado (ANTARA) - Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara terkait dana stimulan perbaikan atau pembangunan kembali rumah rusak akibat letusan Gunung Ruang.
"Hanya untuk mengkonfirmasi. Semoga semuanya aman ya," kata Bupati Chyntia kepada wartawan di Manado, Jumat.
Bupati Chytia tiba di halaman parkir depan Gedung Kejati kira-kira pukul 09.41 wita menggunakan kendaraan Toyota.
Bupati saat memasuki gedung Kejati menggunakan baju hitam dibalut blazer warna putih. Setelah itu masuk ke lift menuju ruang penyidik di lantai tiga pidana khusus.
Tak banyak kata yang disampaikan bupati, sebelum berlalu masuk ke lift menuju ruang penyidik.
Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti dugaan tindak pidana korupsi penyaluran dana siap pakai stimulan perbaikan/ pembangunan kembali rumah rusak akibat bencana Gunung Api Ruang di Kabupaten Sitaro tahun anggaran 2024.
Penggeladahan dan penyitaan ini dilakukan secara serentak di beberapa tempat.
Sejumlah titik yang digeledah dan menyita barang bukti yaitu Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro.
Berikutnya, Toko Helgamart, Toko Suasana Baru, Toko Keysia, Toko Hosana, Toko Mawar Sharon, Toko Sumber Rejeki, semuanya berada di Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Satu-satunya perusahaan yang berada di Manado yang digeledah yaitu PT Wijaya Kombos Indah (Awi Jaya) yang terletak Jl. Arie Lasut No.80. Wawonasa. Kec. Singkil. Kota Manado. Sulawesi Utara.