Departemen Pariwisata Filipina Promosikan Destinasi di ASTINDO Travel Fair 2026
Sumber Foto: Koran Jakarta ®
Lifestyle

Departemen Pariwisata Filipina Promosikan Destinasi di ASTINDO Travel Fair 2026

JAKARTA — Departemen Pariwisata Filipina (Philippine Department of Tourism - PDOT) kembali menegaskan langkah strategisnya dalam menjajaki pasar Indonesia melalui partisipasi pada dua ajang pariwisata bergengsi di Indonesia: ASTINDO Travel Fair dan TTC Travel Mart 2026.

Partisipasi yang dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 11 Februari 2026 ini menjadi momentum yang krusial, bertepatan dengan ASEAN Chairmanship Year, guna mempertahankan kehadiran pariwisata Filipina di kalangan wisatawan Indonesia.

Ms. Gwendolyn S. Batoon, selaku Attache II and Head of ASEAN Markets – Office of Market Development, memimpin langsung delegasi Filipina dalam misi kali ini. Beliau akan didampingi oleh Ms. Celstine Joyce T. Sy selaku Senior Tourism Operations Officer – Office of Market Development, Ms. Anna Isabelle Malay selaku Administrative Officer IV – Management Division, Financial Management Service, dan Ms. Christine Joy B. Desolong selaku Planning Officer II – Monitoring Division, Planning Service.

"Kehadiran delegasi Departemen Pariwisata Filipina dalam pameran pariwista kali ini menjadi upaya berkelanjutan untuk memberikan pembaruan (update) perdagangan mengenai produk dan layanan pariwisata terbaru, termasuk destinasi yang ramah bagi wisatawan Muslim," kata Ms. Gwendolyn dalam keterangan resminya, kemarin.

Selain itu, tujuan dari kehadiran PDOT adalah untuk mempertahankan kehadiran Filipina di pasar Indonesia secara konsisten. ASTINDO Travel Fair diharapkan dapat menjadi wadah untuk berinteraksi secara langsung dengan para wisatawan Indonesia. Hal ini juga ditujukan untuk memaparkan paket wisata unggulan Filipina dengan baik kepada para calon wisatawan.

Melalui integrasi kegiatan promosi konsumen dan pertemuan bisnis ini, Departemen Pariwisata Filipina optimis dapat terus menumbuhkan angka kunjungan wisatawan asal Indonesia. Dengan menonjolkan keunikan budaya, keramahan masyarakat, serta kemudahan akses antar-pulau, Filipina siap menyambut lebih banyak pelancong Indonesia untuk mengeksplorasi keajaiban yang ada di seluruh penjuru negeri

"Rangkaian kegiatan ini merupakan langkah proaktif PDOT untuk memperkenalkan paket wisata unggulan (signature packages) yang dikembangkan melalui program Joint Promotions Campaigns," tambah Ms. Gwendolyn.

Melalui inisiatif ini, PDOT juga berupaya untuk semakin mempopulerkan Filipina sebagai tujuan destinasi wisata bagi wisatawan Indonesia.

Sebagai pameran pariwisata tahunan terbesar di Indonesia, ASTINDO Travel Fair menjadi platform utama bagi PDOT untuk berinteraksi langsung dengan ribuan calon wisatawan. Menempati booth seluas 36 meter persegi, PDOT akan menghadirkan berbagai mitra agen perjalanan yang akan memasarkan langsung paket wisata ritel ke berbagai destinasi ikonik di Filipina.

Pameran kali ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai Consumer Activations yang menarik. Langkah ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai pengalaman wisata yang "One-of-a-Kind" (unik dan tiada duanya) kepada masyarakat Indonesia, sembari mendistribusikan materi promosi dan suvenir khas Filipina kepada pengunjung.

Usai menyapa konsumen, delegasi PDOT akan melanjutkan agenda business-to-business (B2B) melalui TTC Travel Mart. Pertemuan ini akan diselenggarakan di dua kota besar, yakni di Redtop Hotel and Convention Center, Jakarta pada 9 Februari 2026, dan dilanjutkan di JW Marriott Hotel, Surabaya pada 11 Februari 2026.

Ajang ini memfasilitasi dialog langsung (no appointment setting), sehingga memungkinkan para pelaku industri pariwisata Filipina dan Indonesia untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi pemasaran secara lebih lugas dan mendalam. Sejumlah mitra sektor swasta terkemuka asal Filipina, termasuk Pan PacificTravel Corporation, Skyland Travel and Tours, dan Travelite Travel and Tours Co., dipastikan hadir untuk memperkuat jaringan bisnis dengan agen perjalanan lokal.