Dharmapala Nusantara-FABB Serukan Pentingnya Mendengarkan Aspirasi Rakyat dan Menjaga Persatuan Indonesia
Jakarta – Dharmapala Nusantara-FABB menyampaikan keprihatinan serius mengenai situasi yang berkembang di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Makassar, Medan, Jambi, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, dan Bandung. Aksi demonstrasi yang seharusnya menjadi bentuk kebebasan berpendapat kini berujung pada bentrokan dan kerusuhan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Ketua Umum Dharmapala Nusantara-FABB, Kevin Wu, dalam siaran pers pada Minggu (31/8/2025), menyatakan rasa duka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online. Wu menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi peringatan bagi semua pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan.
Pernyataan Sikap
Dalam rangka merespons situasi yang ada, Dharmapala Nusantara-FABB mengeluarkan beberapa poin pernyataan sikap, sebagai berikut:
- Mendukung RUU Perampasan Aset Koruptor: Organisasi ini mendukung pengesahan RUU yang bertujuan untuk pemulihan aset negara dan penegakan hukum antikorupsi. Proses pembahasan diharapkan berlangsung cepat, transparan, dan melibatkan masyarakat, akademisi, serta aktivis demokrasi.
- Batalkan Kenaikan PBB: Mereka menyerukan pembatalan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta kebijakan lain yang membebani masyarakat, khususnya di daerah. Selain itu, disarankan untuk meningkatkan subsidi dan jaring pengaman sosial bagi masyarakat kecil dan UMKM.
- Tegakkan Akuntabilitas Publik: Transparansi dalam pengajuan anggaran dan pengelolaan keuangan negara dinilai penting untuk mengembalikan kepercayaan publik.
- Hormati Demokrasi: Meskipun mendukung hak masyarakat untuk menyampaikan kritik, aksi yang berubah menjadi anarkis dan merusak fasilitas umum dinilai sudah melenceng dari tujuan perjuangan.
- Peran Tokoh Agama: Dharmapala Nusantara-FABB mengajak para pemimpin agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan kedamaian di masyarakat.
- Bijak Bermedia Sosial: Mereka menyerukan masyarakat untuk tidak menyebarkan hoaks atau provokasi di media sosial, melainkan menggunakan platform tersebut untuk menenangkan.
- Pemerintah dan Aparat Keamanan: Penegakan hukum yang tegas, adil, dan humanis menjadi prioritas dalam menjaga ketertiban dan keselamatan rakyat.
- Elit Politik dan Tokoh Masyarakat: Mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan penderitaan rakyat demi kepentingan politik sempit, serta menyerukan tanggung jawab moral untuk meredam ketegangan.
- Solidaritas Sosial: Mengajak semua umat beragama dan masyarakat untuk saling menjaga lingkungan dan melindungi tempat ibadah serta membantu sesama yang terdampak dengan semangat gotong royong.
Dharmapala Nusantara-FABB menekankan bahwa Indonesia dibangun atas dasar keberagaman dan semangat gotong royong. Kerusuhan bukanlah solusi, dan saatnya untuk kembali menegakkan persatuan, mengatasi provokasi, perbedaan, dan kebencian yang dapat memecah belah bangsa.




