Dirut BPJS Ketenagakerjaan Siap Tingkatkan Perlindungan Pekerja
Lihat Foto
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melantik jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan masa jabatan 2026–2031 di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengaku siap menjalankan tanggung jawab atas amanah besar yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto.
Hal ini diucapkan Saiful setelah pelantikan Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Ketenagakerjaan masa jabatan 2026–2031 oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
"Pertama-pertama saya ucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Pak Menko, atas amanah yang diberikan kepada kami, kami siap bekerja keras Pak Menko," ujar Saiful, di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026).
Baca juga: Cak Imin Lantik Dirut BPJS Kesehatan dan Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Saiful menuturkan, ia akan menindaklanjuti arahan Menko Cak Imin dengan menyiapkan tiga fokus utama yang disebut sebagai 3C.
C yang pertama adalah coverage, bagaimana BPJS Ketenagakerjaan memastikan perlindungan jaminan sosial, bukan hanya terhadap pekerja formal, tetapi juga informal hingga pekerja migran.
"Bagaimana kami menjangkau terhadap pekerja informal, pekerja bukan penerima upah dan pekerja migran dapat tercakup karena memang saat ini masih perlu banyak yang ditingkatkan di situ," tutur dia.
Baca juga: Dilantik Jadi Dirut BPJS Kesehatan yang Baru, Prihati: Terima Kasih Presiden Prabowo
Kemudian, C yang kedua adalah care atau kepedulian BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan layanan agar para pekerja dan para keluarga pekerja mendapatkan manfaat yang jauh lebih baik.
"C yang ketiga adalah credibility, bagaimana kami meningkatkan kredibilitas atas data, proses, compliance dan tentunya strategic collaboration dengan para stakeholder," kata Saiful.
Dalam kesempatan yang sama, Cak Imin meminta BPJS Ketenagakerjaan berperan melindungi pekerja dan keluarganya dari risiko kerja, PHK, kecelakaan, maupun kematian.
Baca juga: Sosok Prihati Pujowaskito, Purnawirawan TNI Kelahiran Solo yang Kini Jadi Dirut BPJS Kesehatan
Risiko-risiko tersebut berpotensi mendorong para pekerja dan keluarganya jatuh ke jurang kemiskinan.
"Kepada pimpinan baru BPJS Ketenagakerjaan, pimpinan baru BPJS Kesehatan hendaknya menjalankan seluruh amanah konstitusi ini dengan sungguh-sungguh," kata Cak Imin.
"BPJS hadir agar masyarakat hidup tanpa rasa khawatir. Jangan sampai sebaliknya, masyarakat was-was dengan pelayanan yang tidak berkualitas. Saatnya masyarakat terlindungi dari risiko-risiko itu," ujar dia.
Baca juga: Pensiunan Jenderal TNI Kini Pimpin BPJS Kesehatan
Susunan Direksi BPJS Ketenagakerjaan periode Tahun 2026-2031:
Saiful Hidayat – Direktur Utama
Ihsanuddin – Direktur
Harjono Siswanto – Direktur
Agung Nugroho – Direktur
Trisna Sonjaya – Direktur
Eko Purnomo – Direktur
Bambang Joko Sutarto – Direktur
Susunan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan periode Tahun 2026-2031:
Dedi Hardianto – Ketua Unsur Pekerja
Swartoko – Anggota Kementerian Ketenagakerjaan
Sudarso – Anggota Kementerian Keuangan
Abdurrahman Lahabato – Anggota Unsur Pemberi Kerja
Sumarjono Sarigih – Anggota Unsur Pemberi Kerja
Ujang Romli – Anggota Unsur Pekerja
Alif Noeriyanto Rahman – Anggota Unsur Tokoh Masyarakat
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Dirut baru bpjs ketenagakerjaan
perlindungan pekerja
BPJS Ketenagakerjaan
dirut bpjs ketenagakerjaan
Saiful Hidayat
Lihat Nasional Selengkapnya
Pilihan Untukmu
Terkini Lainnya
Pemerintah Gelontorkan Dana Tahap II, Perbaikan Rumah Terdampak Bencana Dipercepat
Nasional
21/04/2026, 23:20 WIB
Merasa Punya Koneksi, Noel Ebenezer Sanggupi Bantu Perkara Bobby dan Minta Rp 3 Miliar
Nasional
21/04/2026, 22:55 WIB
Terima Rp 3 Miliar, Noel Ebenezer Sebut Itu Uang Halal Hasil Bantu Urus Perkara Sultan Kemenaker
Nasional
21/04/2026, 22:41 WIB
KPK Sita Logam Mulia dan Uang Rp 2 Miliar dari Safe Deposit Box Tersangka Korupsi Bea Cukai
Nasional
21/04/2026, 22:03 WIB
Indonesia Perkuat Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi lewat Aksesi OECD
Nasional
21/04/2026, 21:22 WIB
Puan Minta Pemerintah Beri Penjelasan Kenapa Harga BBM Nonsubsidi Naik
Nasional
21/04/2026, 21:14 WIB
BPJPH Terima Hibah Lahan Pemprov Jateng untuk Pembangunan Gedung UPT Layanan Jaminan Produk Halal
Nasional
21/04/2026, 21:06 WIB
Puan Tegaskan RUU Pemilu Tak Dibahas Diam-diam, Komunikasi Politik Tetap Berjalan
Nasional
21/04/2026, 20:58 WIB
Bertemu Prabowo, Rosan Laporkan Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp 498,79 Triliun
Nasional
21/04/2026, 20:48 WIB
Gaspol Hari Ini: Kekerasan Seksual di Kampus, di Mana Ruang Aman Perempuan?
Nasional
21/04/2026, 20:37 WIB
PM Albanese Hubungi Prabowo, Apresiasi Ekspor Pupuk Urea Indonesia ke Australia
Nasional
21/04/2026, 20:29 WIB
Pemerintah Target Tambah 17 Gigawatt PLTS, Prabowo Minta Realisasi Dipercepat
Nasional
21/04/2026, 20:24 WIB
Mendagri Ungkap Cara "Murah" Tekan Biaya Kesehatan: Walkable City dan Ruang Hijau
Nasional
21/04/2026, 20:16 WIB
84 Persen PRT Perempuan, Menteri PPPA Harap Pengesahan UU PPRT Cegah Praktik Pekerja Anak
Nasional
21/04/2026, 20:08 WIB
Kapolri Minta Brimob Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat di Tengah Dinamika Global
Nasional
21/04/2026, 20:02 WIB
1
2
3
Next




