DPRD Kalsel Soroti 5 Juta Pekerja Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Sumber Foto: Kalimantan Post
Sosial

DPRD Kalsel Soroti 5 Juta Pekerja Tanpa Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Fakta mencengangkan terungkap di Kalimantan. Dari total 7.996.826 pekerja, baru 3.302.762 orang atau sekitar 41,30 persen yang tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Artinya, hampir 5 juta pekerja masih bekerja tanpa perlindungan jaminan sosial.

Anggota DPRD Kalimantan Selatan, Nor Fajri, menilai kondisi tersebut sebagai alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, rendahnya tingkat kepesertaan ini menunjukkan masih lemahnya sistem perlindungan negara terhadap para pekerja.

“Ini bukan angka kecil. Hampir 5 juta pekerja bekerja tanpa jaminan keselamatan dan kepastian masa depan. Ini pekerjaan rumah besar yang tidak boleh terus dibiarkan,” tegas Nor Fajri, Kamis (5/2/2026).

Ia menekankan, BPJS Ketenagakerjaan merupakan instrumen penting kehadiran negara dalam melindungi pekerja dari risiko kecelakaan kerja, kematian, hingga jaminan hari tua. Baik pekerja formal maupun informal, kata dia, memiliki hak yang sama atas perlindungan tersebut.

Nor Fajri mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan yang gencar membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media massa, pemerintah desa, serta pemerintah kabupaten dan kota. Namun ia menilai, upaya tersebut masih perlu diperkuat agar benar-benar menyentuh akar persoalan.

“Media punya peran strategis dalam membuka mata masyarakat, khususnya pekerja informal yang selama ini minim informasi. Edukasi harus lebih agresif, tidak boleh setengah-setengah,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mendorong pemerintah daerah agar tidak pasif dan segera melibatkan aparat desa serta kelurahan secara aktif dalam pendataan dan pendampingan pekerja. Menurutnya, pendekatan dari tingkat paling bawah adalah kunci mempercepat peningkatan kepesertaan.

“Desa dan kelurahan paling tahu kondisi warganya. Jika mereka dilibatkan secara serius, perlindungan pekerja bisa diwujudkan lebih cepat dan tepat sasaran. DPRD Kalsel siap mendukung penuh langkah-langkah yang berpihak pada keselamatan dan hak pekerja,” pungkasnya.(fin/KPO-1)

Baca Juga : Dorong Transaksi Digital Saat Lebaran, BYOND dan E-Channel BSI Siap Hadapi Lonjakan Transaksi

Tag: Anggota DPRD Kalsel DPRD Kalsel Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Tahan Imbang Persemar 1-1, Barabai FC Lolos ke Semifinal Liga 4 Kalsel

Berita Lainnya

Kepala Perwakilan BI Yuliansyah Sebut Penggunaan Kanal Digital Belum Optimal

Armada DLU Siap Layani Penumpang, Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi 13–19 Maret 2026

Mendukung Swasembada Dicanangkan Pemerintah, Polda Kalsel Penanaman Jagung pada Lahan 10 Ha di Tala

Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM Aman untuk Layanan Ramadan Idul Fitri

Harga Emas Antam Melonjak

Pasokan BBM Nasional Aman, Pertamina Patra Niaga Siap Layani Kebutuhan Ramadan–Idulfitri