GoTo Tangani Iuran BPJS Penuh untuk Ratusan Ribu Mitra Driver Mulai 2026
PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) secara resmi mengumumkan akan menanggung 100 persen iuran BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian) serta BPJS Kesehatan bagi ratusan ribu mitra driver ‘Juara’ di seluruh Indonesia. Kebijakan ini akan mulai berlaku efektif pada awal tahun 2026.
Selain pembiayaan penuh iuran BPJS, GoTo juga memperkenalkan sistem poin per trip yang memungkinkan mitra driver menukarkan poin tersebut dengan berbagai voucher kebutuhan sehari-hari, seperti pulsa, listrik, dan bahan bakar minyak (BBM).
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Sambutan Positif dari Mitra Driver dan Serikat
Inisiatif GoTo ini disambut hangat oleh perwakilan mitra driver. Ketua Serikat Pengemudi Online Indonesia (SEPOI), Mahmud, menyatakan apresiasinya terhadap program perlindungan sosial tersebut. “BPJS gratis penting untuk melindungi kami yang sehari-hari kerja di jalan. Poin yang ditukar sebagai voucher itu juga sangat membantu karena berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari kami,” ujar Mahmud dalam keterangan resmi GoTo, Kamis (19/2).
Menurut Mahmud, program ini sangat relevan, khususnya menjelang bulan Ramadan dan Lebaran, di mana kebutuhan para pengemudi cenderung meningkat dan stabilitas order menjadi perhatian utama.
Senada, Kepala Keluarga Gojek Merah Putih (KGMP) sekaligus Ketua Komunitas SGO (Super Gojek Ori), Farid Setiawan, menyoroti dampak positif dari sistem poin apresiasi. “Poin yang dapat ditukarkan untuk kebutuhan sehari-hari memberikan manfaat langsung dan menjadi motivasi bagi mitra untuk terus menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan,” kata Farid.
Farid juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kebijakan pembiayaan iuran BPJS oleh perusahaan, mengingat sebelumnya para mitra harus menanggung biaya iuran secara mandiri. “Kalau suatu hari terjadi hal yang tidak diinginkan, setidaknya sudah ada perlindungan, mulai dari obat, perawatan, sampai benar-benar pulih. Yang paling terasa tentu dari sisi keuangan, karena kami tidak perlu keluar biaya lagi, dan keluarga di rumah juga jadi lebih tenang saat saya bekerja,” tambahnya.
Pengalaman serupa disampaikan oleh Febri, seorang mitra Gojek di Surabaya. Ia mengaku merasa lebih tenang dengan adanya perlindungan ini, meskipun belum pernah menggunakan manfaat BPJS tersebut.
Dukungan dari BPJS Watch dan Harapan untuk Aplikator Lain
Dukungan terhadap langkah GoTo juga datang dari Koordinator BPJS Watch, Timboel Siregar. Ia menilai bahwa keputusan GoTo untuk membayarkan jaminan kecelakaan kerja, kematian, serta jaminan kesehatan merupakan langkah signifikan yang patut diapresiasi. “Kehadiran GoTo untuk memberikan sebuah program yang membayar jaminan kecelakaan kerja dan juga kematian beserta jaminan kesehatan merupakan langkah yang signifikan. Ini harus diikuti oleh semua aplikator untuk melindungi pekerja dari berbagai risiko,” tegas Timboel.
Mureks merangkum, program perlindungan sosial ini merupakan bagian dari empat program dukungan yang sebelumnya diluncurkan oleh GoTo sebagai komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan jutaan mitra driver Gojek beserta keluarganya. Empat kontribusi tersebut meliputi perlindungan sosial (BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan), Bonus Hari Raya, Bursa Kerja Mitra Gojek dan Beasiswa untuk mitra/keluarga, serta Usaha Mitra Swadaya.




