Hwasa Raih 93 Juta Penayangan dengan 'Good Goodbye' yang Menggugah Emosi
Sumber Foto: Vietnam.vn
Hiburan

Hwasa Raih 93 Juta Penayangan dengan 'Good Goodbye' yang Menggugah Emosi

"Good Goodbye" dirilis oleh Hwasa pada 15 Oktober tahun lalu dan dengan cepat meraih popularitas berkat melodinya yang menarik. Lagu bergenre R&B ini mulai menanjak pesat di tangga lagu setelah penampilan langsung sang penyanyi yang emosional di Blue Dragon Awards November lalu.

Hingga saat ini, "Good Goodbye" telah melampaui "Dynamite" milik BTS, menjadi salah satu lagu yang paling banyak diputar di platform musik digital Korea Selatan. Lagu ini juga menduduki puncak tangga lagu real-time dan harian di Korea Selatan, termasuk Melon, Genie Music, YouTube Music, FLO, VIBE, dan Bugs.

Mengenai kesuksesan lagu tersebut, Hwasa mengatakan, "Saya tidak menulis lagu ini dengan tujuan agar menjadi hit. Yang saya inginkan adalah untuk secara otentik mengungkapkan perasaan terjebak dalam emosi saya sendiri. Fakta bahwa orang-orang berempati dengan perasaan itu membuat saya lebih bahagia daripada lagu tersebut mencapai peringkat nomor satu."

Dalam video musik tersebut, Hwasa berkolaborasi dengan aktor Park Jung Min untuk menggambarkan pasangan yang mengalami perpisahan dengan penuh hormat. Mereka berbagi momen-momen manis dan hangat, tetapi pada akhirnya, mereka harus menghadapi akhir yang tak terhindarkan.

Video musik ini disusun seperti film pendek, memungkinkan penonton untuk dengan mudah menyelami emosi para karakter. Banyak penonton berkomentar bahwa karya ini berhasil menangkap perasaan orang-orang yang belajar mengatasi rasa sakit setelah hubungan berakhir, sambil tetap menghormati mantan kekasih mereka.

Melodi lembut dan melankolis dari lagu Good Goodbye semakin menarik perhatian ketika Hwasa memeragakan kembali adegan-adegan dari video musik tersebut di ajang Blue Dragon Film Awards November lalu.

Selama pertunjukan perayaan, Park Jung Min tiba-tiba muncul dari tempat duduk penonton, memeragakan kembali adegan dari video musik tepat di atas panggung. Momen ini dengan cepat menjadi viral di media sosial, termasuk di Vietnam, menciptakan tren "meniru" lambaian tangan spontan Hwasa.

Berkat efek viralnya yang kuat, "Good Goodbye" secara tak terduga kembali menduduki puncak tangga lagu. Hingga 19 Januari, video musik tersebut telah mencapai 93 juta penayangan di YouTube dan tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.

Hwasa, yang nama aslinya adalah Ahn Hye Jin, memasuki industri hiburan Korea pada tahun 2014 sebagai anggota girl group MAMAMOO. Sejak debutnya, ia menarik perhatian karena penampilan dan gayanya yang khas, mengejar citra seksi, berjiwa bebas, dan individualistis.

Setelah MAMAMOO memantapkan posisi mereka, Hwasa secara resmi meluncurkan karier solonya pada tahun 2019 dengan lagu "Twit." Lagu tersebut dengan cepat menjadi sukses, menjadikannya salah satu artis solo wanita paling terkemuka di K-pop (musik pop Korea).

Setahun kemudian, Hwasa terus menorehkan prestasinya dengan "Maria," sebuah lagu dengan pesan feminis, yang mendobrak stereotip kaku tentang idola wanita. Koreografi "Maria" menjadi viral di media sosial, membantu nama Hwasa dikenal luas.

Selain karier musiknya, Hwasa juga disukai karena pesona alaminya dan kepribadian uniknya di acara reality TV. Namun, kariernya juga dikaitkan dengan kontroversi yang cukup besar yang muncul dari gaya penampilannya yang tanpa batasan.

Pada tahun 2023, Hwasa terlibat kontroversi setelah penampilannya di universitasnya, yang dianggap tidak pantas oleh sebagian orang tua. Asosiasi Orang Tua Korea mengajukan petisi kepada Departemen Kepolisian Seongdong (Seoul, Korea Selatan) meminta penyelidikan. Setelah meninjau kasus tersebut, polisi menyimpulkan bahwa Hwasa tidak bersalah, dengan menyatakan bahwa tidak ada cukup bukti untuk mengkonfirmasi pelanggaran hukum apa pun.

Mengenai insiden tersebut, Hwasa mengakui bahwa itu merupakan kejutan besar dalam kariernya. Penyanyi itu mengatakan ia menangis setelah penampilan tersebut karena tekanan dari komentar-komentar kritis. Terlepas dari itu, Hwasa terus mengejar jalur artistiknya dan tetap setia pada gaya yang dipilihnya.

Artis berusia 31 tahun ini terus bekerja tanpa lelah, meraih kesuksesan yang lebih besar lagi. Baginya, pujian dan kritik adalah bagian yang tak terhindarkan dari profesi ini, tetapi yang terpenting adalah tetap jujur ​​pada diri sendiri di atas panggung dan dalam musiknya.