Investor Institusi Alihkan Strategi ke Sektor AI Non-Perangkat Keras
Teknologi

Investor Institusi Alihkan Strategi ke Sektor AI Non-Perangkat Keras

Kutipan Media - Investor institusi telah mengubah strategi investasi mereka dari sektor perangkat keras kecerdasan buatan (AI) ke sektor perangkat lunak perusahaan dan keamanan siber berbasis AI, yang dinilai undervalued. Pergeseran ini terjadi seiring dengan terpenuhinya kapasitas infrastruktur dan kebutuhan untuk monetisasi teknologi AI di tingkat hilir.

Awal Kejadian

Sejak awal tahun ini, kondisi investasi di sektor AI mengalami perubahan signifikan. Fase spekulatif yang sebelumnya mendominasi pasar kini digantikan oleh pendekatan yang lebih selektif dari investor institusi. Hal ini terlihat ketika valuasi saham produsen komponen keras dan semikonduktor telah mencapai titik jenuh beli.

Perkembangan

Investor kini beralih meningkatkan eksposur mereka pada sektor perangkat lunak enterprise dan keamanan siber berbasis AI. Sektor ini menawarkan potensi jangka panjang yang menarik, didorong oleh beberapa faktor fundamental, seperti prediktabilitas pendapatan melalui model SaaS, skalabilitas tinggi, dan biaya peralihan yang besar untuk korporasi yang telah mengintegrasikan teknologi AI dalam operasional mereka.

Kondisi Terakhir

Peta sektor AI memperlihatkan dua lapisan utama yang menjadi fokus, yaitu lapisan aplikasi dan platform serta lapisan keamanan siber. Emiten unggulan di lapisan aplikasi mencakup Palantir Technologies, ServiceNow, dan Salesforce, sementara di lapisan keamanan siber terdapat CrowdStrike, Palo Alto Networks, dan SentinelOne. Meskipun sektor infrastruktur tetap menjadi fondasi ekosistem AI, investor institusi mulai mengurangi porsi investasi di lapisan ini akibat valuasi yang terlalu tinggi setelah kenaikan panjang dalam beberapa tahun terakhir.

You can share this post!