Kasus Dugaan Kekerasan di BPR Tuah Karimun: Teguran Profesional Berujung Insiden
Kasus yang melibatkan seorang pegawai BPR Tuah Karimun kembali mencuat setelah dugaan insiden kekerasan yang terjadi akibat teguran profesional. Feri Setiawan, yang merupakan ayah dari pelapor berinitial Y, memberikan penjelasan terkait peristiwa tersebut saat diwawancarai di Kedai Kopi Abu Dafi #11 pada Jumat malam (10/4/2026).
Detail Insiden
Menurut keterangan Feri, pelapor Y mengalami tekanan emosional setelah menerima teguran dari atasan. Insiden ini diduga hampir berujung pada tindakan kekerasan fisik, di mana Y merasa terancam akan dipukul dan dilempar dengan alat tulis oleh rekan kerjanya. Feri menekankan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam konteks profesional.
Reaksi Pihak BPR
Sampai saat ini, pihak BPR Tuah Karimun belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Feri berharap pihak manajemen dapat mengambil langkah tegas untuk menyikapi kasus ini agar tidak terulang di masa mendatang.
Kesimpulan
Kasus ini menjadi perhatian publik dan menyoroti pentingnya menjaga etika serta lingkungan kerja yang sehat di tempat kerja. Feri Setiawan, sebagai ayah pelapor, berharap keadilan dapat ditegakkan dan tindakan serupa tidak akan terjadi lagi di lingkungan BPR Tuah Karimun.




