Kenaikan Harga Produk Teknologi Akibat Lonjakan Permintaan AI
Teknologi

Kenaikan Harga Produk Teknologi Akibat Lonjakan Permintaan AI

Kutipan Media - Kelangkaan pasokan memori global yang disebabkan oleh booming pengembangan AI terus berdampak parah pada sektor elektronik konsumen, dengan sejumlah raksasa teknologi baru-baru ini mengumumkan kenaikan harga untuk produk mereka.

Pada tanggal 25 Juni, toko online Apple memperbarui harga beberapa komputer MacBook dan tablet iPad, dengan kenaikan harga sekitar $100-$300.

Dalam pengumumannya, Apple menyatakan bahwa ini adalah "tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya" bagi industri elektronik konsumen karena gelombang pengembangan pusat data AI mendorong harga komponen memori dan perangkat penyimpanan ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, memaksa perusahaan untuk menaikkan harga produk.

Menyusul pengumuman kenaikan harga, saham Apple turun lebih dari 6% dalam perdagangan pada 25 Juni, mencerminkan kekhawatiran investor tentang dampak biaya AI terhadap permintaan konsumen dan prospek keuntungan perusahaan. Analis percaya Apple mungkin akan terus menyesuaikan harga pada beberapa lini produk jika biaya komponen tetap tinggi dalam waktu dekat.

Mengikuti jejak Apple, Microsoft juga mengumumkan akan menaikkan harga konsol game Xbox-nya sebesar $100-$150, mulai bulan Agustus, serupa dengan yang dilakukan pesaingnya, Sony, pada bulan April. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa harga memori telah meningkat 2,5 kali lipat dalam setahun terakhir dan bisa berlipat ganda lagi tahun depan.

Di AS, model Xbox termurah, Series S, akan naik harganya menjadi $500 pada musim panas ini, sementara Series X akan berharga hingga $800. Perusahaan belum mengumumkan harga baru di Eropa, di mana Series X saat ini dijual dengan harga sekitar €600 ($681). Versi 2 terabyte juga akan dihentikan produksinya.

You can share this post!