Kepala Daerah Riau Dilibatkan Dalam Sinkronisasi Program Pembangunan 2027
Sumber Foto: InfoPublik
Nasional

Kepala Daerah Riau Dilibatkan Dalam Sinkronisasi Program Pembangunan 2027

Pekanbaru, InfoPublik – Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengajak seluruh kepala daerah di Riau untuk tetap optimistis dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung program prioritas nasional di tengah penyesuaian kebijakan fiskal pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikannya dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Riau Tahun 2027 yang digelar di Ballroom Menara Dang Merdu Lantai 4 Bank Riau Kepri Syariah, Pekanbaru, Rabu (18/2/2026).

Afni mengungkapkan, dalam dua pekan terakhir dirinya intens berkomunikasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk memahami arah kebijakan anggaran terbaru. Berdasarkan hasil diskusi tersebut, ia menyimpulkan bahwa tidak ada istilah pemotongan anggaran bagi daerah, melainkan pengalihan ke program prioritas nasional.

“Prinsipnya di daerah tidak ada pemotongan, tetapi pengalihan anggaran. Uang daerah tetap ada dalam program-program tersebut. Jadi kita harus tetap semangat dan bersama-sama mendukung program prioritas Presiden,” ujarnya di hadapan para kepala daerah se-Riau.

Menurutnya, pengalihan anggaran justru membuka peluang bagi daerah untuk menjaga keberlanjutan pembangunan. Ia menegaskan komitmennya mendukung Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau dalam mengawal program prioritas Presiden, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.

“Kami siap berada di belakang Pak Gubernur untuk mengawal semua program prioritas Presiden agar terlaksana dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat Riau,” tegasnya.

Sebagai bupati perempuan pertama di Kabupaten Siak, Afni juga menyampaikan informasi terkait peluang dana perbantuan bagi daerah. Berdasarkan keterangan DPR RI, terdapat dana perbantuan sekitar Rp230 triliun dalam APBN 2026 yang dapat diakses pemerintah daerah.

Ia berharap seluruh kabupaten/kota di Riau dapat bersinergi untuk memanfaatkan peluang tersebut, terutama untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan kabupaten/kota dengan kebijakan provinsi dan nasional.

Menurutnya, prioritas RKPD 2027 akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemenuhan layanan dasar seperti kesehatan, serta pemeliharaan infrastruktur dasar termasuk perbaikan jalan.

“Tantangan kita adalah bagaimana bersama-sama bekerja keras menggali potensi yang ada. Insyaallah pendapatan daerah 2027 bisa kita tingkatkan,” ujarnya.

Di tengah dinamika kebijakan fiskal, forum tersebut menjadi momentum penguatan komitmen bersama bahwa pembangunan daerah bukan sekadar persoalan angka dalam anggaran, melainkan tentang menjawab harapan masyarakat melalui hasil nyata di lapangan.