Kutipan Media - KTT G20 yang diadakan di Afrika Selatan untuk pertama kalinya menyoroti isu ketidaksetaraan dalam pembangunan di Belahan Bumi Selatan, khususnya Afrika. Tema utama KTT ini adalah 'kesetaraan', bersama dengan 'solidaritas' dan 'keberlanjutan', mencerminkan tantangan global yang semakin mendesak.
Pada awal tahun 2025, analisis oleh Oxfam menunjukkan bahwa kesenjangan kekayaan global terus melebar. Sekitar 3,7 miliar orang, hampir setengah dari populasi dunia, hidup dalam kemiskinan, sementara 3.000 miliarder menguasai 43% kekayaan global. Ketidaksetaraan ini menjadi isu sentral yang perlu diatasi dalam KTT G20.
Afrika Selatan berinisiatif membentuk sebuah komisi khusus yang terdiri dari para ahli independen, dipimpin oleh Joseph Stiglitz, peraih Nobel Ekonomi tahun 2001. Komisi ini bertugas meneliti dampak ketidaksetaraan global terhadap pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, dan multilateralisme. Sebelum KTT Johannesburg, KTT Sosial G20 juga diadakan, di mana delegasi memperingatkan bahwa tanpa partisipasi aktif masyarakat, KTT bisa berisiko memprioritaskan kepentingan elit.
G20, yang menyumbang lebih dari 85% output ekonomi global dan tiga perempat perdagangan internasional, sebelumnya berhasil menghadapi tantangan besar, seperti krisis keuangan 2008. Kini, di Johannesburg, ketidaksetaraan dalam pembangunan menjadi ujian serius bagi upaya kolektif G20.