Kunjungan Wisman ke Indonesia Capai 15,39 Juta, Malaysia Terbesar Penyumbang
KOMPAS.com - Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia tembus 15,39 juta kunjungan sepanjang tahun 2025.
"Dengan pencapaian aktual sebesar 15,39 juta, ini berarti melampaui target dan hasilnya lebih baik dari yang kami proyeksikan sebelumnya," kata Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resmi, Rabu (4/2/2026).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman pada 2025 meningkat 10,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian ini juga melampaui target sebesar 14-15 juta kunjungan wisman pada 2025 yang ditetapkan oleh pemerintah.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyampaikan bahwa jumlah kunjungan wisman pada 2025 tercatat sebagai capaian tertinggi dalam enam tahun terakhir.
"Namun demikian, (angka) ini masih sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2019. Kita ketahui bersama, tahun 2019 kan periode sebelum pandemi. Ini bedanya tinggal sedikit lagi jika dibandingkan 2019 yang lalu," ungkap Ateng dalam paparan BPS, dikutip via YouTube BPS, Sabtu (7/2/2026).
Adapun total kunjungan wisman pada 2019 mencapai 16,1 juta.
Asal negara wisman
Malaysia menjadi negara penyumbang wisman paling besar dengan total 17,3 persen.
Diikuti oleh Singapura dengan 14,5 persen, Australia sebanyak 11 persen, Timor Leste sebanyak 8 persen, lalu China, India, Korea Selatan, Amerika Serikat, Jepang, dan Inggris, serta negara lainnya.
Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali menjadi pintu masuk utama yang mendominasi kedatangan wisman sepanjang 2025, khususnya wisman asal Australia.
Adapun bagi wisman asal Malaysia, sebagian besar masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta di Tangerang, Banten.
Lebih dari 77 persen wisman yang datang ke Indonesia bertujuan ingin berlibur. Hanya 8,5 persen dari total kunjungan wisman yang memiliki tujuan bisnis.
Dari segi pemilihan akomodasi, hotel menjadi pilihan utama wisman selama berada di Indonesia.
Pengeluaran wisman di Indonesia
Ateng menambahkan, dari total kunjungan wisman tersebut, sebanyak 6,4 juta kunjungan wisman atau 41,30 persen berasal dari kawasan ASEAN.
Rata-rata pengeluaran wisman di Indonesia pada 2025 tercatat sebanyak 1.267 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar 21,3 jutaan.




