LoRaWAN: Inovasi Telekomunikasi Berbasis IoT Karya Anak Bangsa
Sumber Foto: Kabar SDGs
Teknologi

LoRaWAN: Inovasi Telekomunikasi Berbasis IoT Karya Anak Bangsa

44

SHARES

274

VIEWS

Bagikan di Facebook Whatsapp

BANDUNG, KabarSDGs – Masyarakat saat ini semakin masif mengaplikasikan kegiatan komunikasi berbasis teknologi. Tujuan kecepatan dan semakin luasnya jangkauan menjadi sebuah kebutuhan primer dalam berkomunikasi pada era digital saat ini.

Saat ini riset mengenai Internet of Things (IoT) dan perangkat yang mendukungnya menjadi fokus yang tengah dikembangkan di Pusat Riset Telekomunikasi BRIN. Salah satu pengembangan tersrbut adalah LoRaWAN (Long Ranged Wide Area Network) berbasis IoT.

BACA JUGA

Kemenhub dan BRIN Bangun Teknologi Smart Buoy Untuk Navigasi Pelayaran

MTCRC dan PNU Latih Pemetaan Habitat Bentik di Pulau Tidung Kecil

Otorita IKN dan BRIN Kolaborasi Kaji Penamaan Rupa Bumi di Nusantara

Peneliti Pusat Riset Telekomunikasi BRIN, Puput Dani Prasetyo Adi menjelaskan, LoRaWAn adalah salah satu teknologi long ranged, memanfaatkan radio frekuensi Lora module dengan data rate yang rendah, cakupannya sangat luas, dan memiliki konsumsi daya yang relatif rendah.

“LoRa merupakan teknologi yang tepat untuk pengembangan teknologi kedepannya, contohnya untuk smart agriculture, animal monitoring, smart city, bahkan autonomous vehicle. Riset yang saya lakukan adalah healthy monitoring. Jadi bagaimana mendeteksi pulse atau detak jantung manusia dari jarak yang jauh,” katanya dalam Talkshow BISAAN BANGGA (Bincang Sains Kawasan Bandung ion.Garut) pada Jumat (19/5/2023) yang dikutip dari web BRIN.

Menurut Puput, kalau dilihat kedepannya, sangat banyak yang dapat dilakukan saat ketersediaan sensor yang tepat untuk mengcover, jadi dengan data rate yang rendah dapat dicover oleh LoRa.

Ia melanjutkan, teknologi LoRa ini spesifikasi untuk project atau tujuan tertentu. Selain itu, kompatibilitas LoRa konsiderasinya banyak lebih ke power consumption, range, bite ratenya.

“Untuk saat ini LoRa lebih powerfull. Pengembangann LoRaWAN ini membuka peluang untuk dapat berkolaborasi dengan berbagai keilmuan yang mendukung riset LoRaWAN ini,” ungkap Puput.

Ia menerangkan, saat ini pihaknya sedang melaksanakan tiga kegiatan riset.

“Salah satunya saya sedang mengembangkan end-node untuk medical. Kalau ingin bergabung (untuk kolaborasi) silahkan,” pungkas Puput.

Share18 Send Tweet11

Previous Post

Masyarakat Perlu Kesadaran Pentingnya Deteksi Dini Kanker Secara Berkala

Next Post

Jogja Cross Culture, Salah Satu Ikon Promosi dan Ekonomi Kreatif di Kota Yogyakarta

Discussion about this post