Lykke Li Rilis Single 'Lucky Again' yang Menyentuh Sisi Gelap Manusia
CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Penyanyi asal Swedia, Lykke Li, bersiap merilis album terbarunya The Afterparty pada 8 Mei. Ia bahkan menyebut proyek ini kemungkinan menjadi album terakhir dalam kariernya karena proses pembuatannya terasa begitu berat secara emosional. Berbeda dari narasi tentang “higher self” yang kerap digaungkan banyak orang, Lykke Li justru menghadirkan karya yang mengeksplorasi sisi tergelap manusia, balas dendam, rasa malu, hingga keputusasaan.
Direkam di Stockholm bersama orkestra beranggotakan 17 musisi dan sentuhan “apocalyptic bongos”, album ini diperkenalkan lewat single ‘Lucky Again’. Lagu pop-disko organik tersebut menyampel adaptasi tahun 2014 karya Max Richter atas komposisi klasik Antonio Vivaldi, ‘The Four Seasons’. Perpaduan aransemen megah dan ritme yang hidup menghadirkan kontras kuat dengan liriknya yang gelap, menggambarkan sosok yang terluka dan berusaha bangkit dari keterpurukan.
Meski dipenuhi nuansa melankolis, cahaya lagu ini muncul lewat bagian chorus yang memanfaatkan sample Vivaldi secara emosional. Di sanalah Lykke Li menemukan harapan: keyakinan bahwa keberuntungan dan kekuatan bisa kembali hadir. ‘Lucky Again’ terasa seperti momen terang di tengah kegelapan khas Lykke Li, ringan, menari, namun tetap menyimpan luka yang dalam.




