MacBook Terjangkau Apple Rilis Maret dengan RAM 8GB Jadi Sorotan
Sumber Foto: Mureks
Sorotan Utama

MacBook Terjangkau Apple Rilis Maret dengan RAM 8GB Jadi Sorotan

Rabu, 18 Februari 2026

Rumor mengenai kehadiran MacBook terjangkau dari Apple semakin menguat, dengan perkiraan peluncuran pada acara awal Maret mendatang. Perangkat ini disebut-sebut akan dibanderol dengan harga sekitar $699 di Amerika Serikat, sebuah langkah yang menuntut Apple untuk melakukan sejumlah kompromi pada spesifikasi demi mencapai titik harga tersebut.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Dua area utama yang dikabarkan akan mengalami pemangkasan adalah prosesor dan kapasitas RAM sistem. Alih-alih menggunakan chip seri M yang biasa ditemukan pada MacBook, perangkat ini disebut akan ditenagai oleh CPU A18 Pro, prosesor yang umumnya digunakan pada iPhone. Namun, bagi sebagian pengamat, penggunaan prosesor seluler ini bukanlah kekhawatiran utama.

RAM 8GB: Kekhawatiran Utama untuk Jangka Panjang

Menurut analisis yang beredar, CPU A18 Pro diperkirakan akan mampu menangani tugas komputasi dasar dengan baik, terutama dalam performa single-core. Ini mencakup aktivitas sehari-hari seperti menjelajahi web, memeriksa email, atau mengedit dokumen. MacBook terjangkau ini memang ditujukan sebagai pintu masuk yang ekonomis bagi pengguna yang menginginkan pengalaman MacBook tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Namun, kekhawatiran justru muncul pada kapasitas RAM yang dikabarkan hanya 8GB. Meskipun 8GB RAM mungkin masih memadai untuk tugas-tugas ringan saat ini, banyak pihak meragukan kemampuannya untuk bertahan dalam jangka panjang, terutama mengingat tren industri komputasi yang semakin berfokus pada kecerdasan buatan (AI).

Seorang pengamat teknologi, sebagaimana dihimpun Mureks, menyatakan bahwa ekspektasi umum untuk sebuah laptop adalah dapat digunakan secara optimal selama setidaknya lima tahun. Dengan hanya 8GB RAM, ada potensi besar perangkat ini akan cepat usang, terutama saat tugas-tugas berbasis AI semakin mendominasi penggunaan sehari-hari.

Kompromi Harga di Tengah Krisis RAM Global

Keputusan untuk menyematkan 8GB RAM ini diduga kuat merupakan strategi Apple untuk menekan biaya produksi di tengah “krisis RAM” global yang menyebabkan kenaikan harga komponen. Catatan Mureks menunjukkan bahwa Apple sebelumnya memiliki kebijakan untuk menyertakan minimal 16GB RAM pada semua model Mac, sebuah standar yang kini tampaknya akan dilanggar demi harga yang lebih kompetitif.

Dengan target pengiriman yang dikabarkan sangat besar, MacBook terjangkau ini jelas diposisikan untuk penjualan massal. Namun, kompromi pada RAM ini dikhawatirkan akan menciptakan “obsolescence” atau masa pakai yang lebih pendek dari yang ideal, bertentangan dengan reputasi Apple dalam membangun perangkat yang tahan lama.

Meskipun ada kemungkinan Apple akan merilis varian dengan RAM 12GB atau 16GB, rumor yang paling kuat tetap menunjuk pada 8GB sebagai konfigurasi standar. Ini menempatkan pengguna pada dilema antara harga yang terjangkau dan ketahanan perangkat di masa depan.