Marbot Masjid di Sleman Kini Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Sumber Foto: RRI.co.id
Sosial

Marbot Masjid di Sleman Kini Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

RRI.CO.ID, Sleman – Sebanyak 1.545 marbot masjid dari 16 kapanewon di Kabupaten Sleman mendapatkan jaminan berupa BPJS Ketenagakerjaan, Senin, 16 Februari 2026. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman Wiyato Widodo menuturkan pembiayaan kepesertaan ditanggung oleh Baznas Sleman dan BSI Maslahat.

“Jangka waktu kepesertaan berlaku selama satu tahun terhitung mulai 1 Maret 2026 sampai dengan 28 Februari 2027,” ujar Widodo, Senin, 16 Februari 2026.

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan pemberian BPJS Ketenagakerjaan bagi para marbot masjid ini merupakan bentuk kerja sama antara Baznas Sleman, Dewan Masjid Indonesia (DMI), BPJS Ketenagakerjaan, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Yogyakarta. Harda menyebut pemberian BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan langkah nyata dan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperkuat perlindungan sosial bagi para pelaku pengabdian di bidang keagamaan, khususnya para marbot masjid.

“Meskipun marbot termasuk kategori pekerja informal, setiap tenaga kerja memiliki hak yang sama untuk memperoleh perlindungan atas risiko kerja maupun risiko sosial lainnya,” kata Harda.

Harda berharap program perlindungan sosial bagi marbot ini menjadi salah satu langkah konkret menuju sistem perlindungan sosial yang lebih inklusif dan berkeadilan. Harda juga mengajak para marbot masjid untuk meluruskan niat dalam menjalankan tugas dan menguatkan keikhlasan dalam meraih keberkahan.