Menhan: Batalyon Pembangunan Simbol Kehadiran Negara dan Dukungan Ekonomi
Sumber Foto: Kompas.com
Nasional

Menhan: Batalyon Pembangunan Simbol Kehadiran Negara dan Dukungan Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa keberadaan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) merupakan simbol kehadiran negara terhadap rakyat.

“Eksistensi Yonif TP merupakan simbol kehadiran negara yang memberi rasa aman, harapan, dan masa depan yang lebih kuat bagi NKRI,” kata Sjafrie.

Sebagaimana tercantum dalam siaran pers resmi, hal tersebut disampaikan Sjafrie saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Yonif TP 888/Satria Sejati, Bangunrejo, Pamotan, Rembang, Jawa Tengah, Selasa (17/2/2026).

Oleh karena itu, Sjafrie menilai bahwa pembangunan kekuatan pertahanan nasional harus dimulai dari satuan-satuan yang disiplin.

“Selain itu, siap tempur, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar dia.

Dengan pedoman tersebut, Sjafrie mengharapkan seluruh Yonif TP 888/Satria Sejati dapat tumbuh menjadi kekuatan teritorial yang profesional, solid, dan semakin dicintai masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Sjafrie turut didampingi oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyi Budi Revita dan Kabaloghan Kemhan Marsdya TNI Yusuf Jauhari.

Tugas Yonif TP

Adapun Sjafrie sempat menyampaikan bahwa Yonif TP yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto tak cuma punya tugas tunggal sebagai infanteri.

Sjafrie menyebutkan, Yonif TP juga punya tugas mendukung pembangunan ekonomi Indonesia, di samping tugas-tugas prajurit infanteri pada umumnya, yakni mencari, menemukan, dan menghancurkan musuh.

“Batalyon Teritorial Pembangunan itu intinya adalah Batalyon Infanteri. Batalyon Infanteri itu tugasnya mencari, menemukan, dan menghancurkan musuh,” ucap Sjafrie di Jempang, Kutai Barat, Kalimantan Timur, Selasa (13/1/2026).

“Sedangkan tugas Teritorial Pembangunan adalah tugas tambahan untuk mendukung pembangunan ekonomi kita. Jadi, ada dua. Tangan kiri untuk kepentingan Batalyon Infanteri, tangan kanan untuk kepentingan pembangunan,” ujar dia melanjutkan.