Muhammad Faisal Ajak Perguruan Tinggi Kaltim Tingkatkan Perangkat TIK untuk Pembelajaran
SAMARINDA - Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal menjadi narasumber dalam kegiatan diskusi bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kaltim (UMKT), Jumat (12/8/2022) kemarin.
Menurut Faisal, perguruan tinggi (PT) sebagai pencetak generasi penerus bangsa tentunya memiliki tantangan besar, seperti membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan terampil, terutama di era revolusi industri 4.0 dan transformasi digital seperti saat ini.
Kemudian, kata dia, perkembangan teknologi yang begitu pesat juga menuntut manusia untuk beradaptasi dalam mengikuti perkembangan zaman.
Karena itu, ia berharap agar perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan harus mampu memenuhi standar keilmuan yang dibutuhkan di masa sekarang dan mendatang.
Selain itu, Faisal juga menyarankan agar perguruan tinggi perlu melakukan pembenahan dan meningkatkan perangkat kebutuhan mengajar, terutama di tengah masa pandemi COVID-19 itu ini.
Peningkatan perangkat tersebut diantaranya menyiapkan fasilitas perangkat Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) sehingga proses pembelajaran dapat berjalan maksimal dan lancar.
"Semua PT harus melengkapi diri dengan menyediakan perangkat teknologi informasi. Walau memang pengadaannya membutuhkan anggaran banyak, tapi itulah sarana yang mendukung pembelajaran selama pandemi. Kita pun tidak tahu, kapan pandemi ini berakhir," serunya.
Menurutnya, peningkatan perangkat TIK tersebut juga harus didukung dengan kualitas SDM yang mumpuni. Tujuannya agar pemanfaatan perangkat TIK yang disediakan dapat digunakan secara optimal.
"Menjaga kualitas mahasiswa selama pandemi ini, tidak mudah. Tapi kualitas tidak boleh turun. Jadi perlu juga meningkatkan kualitas dosen dalam mengajar," ujarnya.
Pemerintah daerah, kata Faisal, tentu akan berkomitmen dan mendorong kemajuan sarana dan infrastruktur telekomunikasi, seiring dengan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke Kaltim.
"Jadi ketika kita bisa bersiap diri dari sekarang, semua infrastruktur, kualitas SDM dan pola pikir kita juga sudah siap dengan perubahan itu," tutur Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman ini.
Faisal berharap agar generasi muda Kaltim terutama yang berstatus mahasiswa, dapat memanfaatkan peluang kemajuan teknologi sebagai sarana pengembangan diri.




