Musrenbang Gamping 2027 Tekankan Perencanaan Berbasis Data, Sinergi, dan Integritas
Sumber Foto: InfoPublik
Nasional

Musrenbang Gamping 2027 Tekankan Perencanaan Berbasis Data, Sinergi, dan Integritas

Sleman, InfoPublik - Kepala Bidang Perekonomian Bappeda Kabupaten Sleman, Hanggya Hari Untoro, mengatakan setiap usulan program dan kegiatan pembangunan harus disusun berdasarkan data yang valid, analisis kebutuhan matang, dan keselarasan dengan indikator kinerja pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Hangga, dalam Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Kapanewon atau Kecamatan Gamping Tahun 2027 yang digelar di Ruang Rapat Wirasuta, Sleman, Kamis (5/2/2026).

Hanggya menyatakan, pendekatan berbasis data tersebut sangat penting agar usulan dari tingkat kecamatan memiliki peluang lebih besar untuk diakomodasi dalam perencanaan tingkat kabupaten.

Ia juga merinci enam indikator prioritas pembangunan Sleman 2027, meliputi penurunan kemiskinan dan kesenjangan, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan sumber daya manusia, perbaikan layanan publik, penguatan sektor unggulan, serta peningkatan akuntabilitas dan efektivitas pemerintahan.

“Perlu sinergi antar perangkat daerah, kapanewon, dan kalurahan dalam menyusun perencanaan. Koordinasi yang baik mampu mencegah tumpang tindih program sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran,” kata Hanggya.

Aspek integritas dalam tata kelola pemerintahan menjadi penekanan utama dari Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Gustan Ganda, yang juga hadir dalam forum tersebut.

Gustan menegaskan, seluruh proses pembangunan harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Integritas aparatur menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” ujar Gustan.

Ia menyatakan, tata kelola berintegritas diwujudkan melalui perencanaan berbasis data, penganggaran tepat sasaran, serta sistem pengawasan efektif dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai alat kontrol dan evaluasi.