Kutipan Media - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Nick Adipcita Lomban melaksanakan kegiatan masa reses l Tahun 2026.
Penulis: Syarif Umar l Bitung
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Dapil Minut, Bitung Nick Adipcita Lomban, SE, melaksanakan kegiatan masa reses l Tahun 2026 di Kecamatan Maesa, Kota Bitung, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat pada masa persidangan berjalan, Selasa (31/3/2026).Dalam agenda tersebut, Nick Adipcita Lomban turun langsung ke sejumlah titik untuk melihat kondisi infrastruktur dan pelayanan publik. Salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan warga adalah kondisi jalan berlubang yang dinilai membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.Warga mengeluhkan sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Bitung yang mengalami kerusakan cukup parah, terutama saat musim hujan. Genangan air yang menutupi lubang jalan kerap memicu kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua.Menanggapi hal tersebut, Nick Adipcita Lomban menegaskan bahwa persoalan infrastruktur jalan menjadi perhatian serius dan akan segera ditindaklanjuti. Ia menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan perbaikan jalan melalui koordinasi dengan instansi terkait di tingkat provinsi.“Keluhan masyarakat ini akan menjadi prioritas untuk kami sampaikan dalam pembahasan di DPRD. Infrastruktur jalan adalah kebutuhan dasar yang harus segera ditangani,” ujar Nick Lomban di sela-sela kegiatan reses.Ia juga mengatakan bahwa, Kegiatan reses ini, Kami fokus pada kondisi jalan nasional. Memang secara kewenangan bukan di provinsi, tetapi kami memiliki fungsi koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN),” ujar Nick Lomban.Ia juga mengungkapkan, Dari hasil pantauan dilapangan, terdapat banyak titik jalan berlubang di sejumlah ruas strategis, seperti di wilayah Madidir dan Maesa, yang dinilai sangat mengganggu kenyamanan sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.”Ada beberapa titik yang disoroti antara lain di depan Gereja Sentrum, depan Patung Cakalang, depan Kodim, hingga di depan AKR, serta sejumlah titik lainnya,” ucapnya.Ia juga mendorong BPJN untuk segera melakukan perbaikan. Minimal lubang-lubang tersebut ditutup, karena ini sangat berisiko bagi pengendara,” tegas Nick Lomban.Ia juga menjelaskan bahwa untuk jalan provinsi di Kota Bitung saat ini sebagian besar sudah beralih menjadi kewenangan Pemerintah Kota dan telah mengalami perbaikan.”Yang tersisa hanya beberapa ruas seperti di Danowudu yang tembus ke Jalan Sarundajang dan Jalan 46. Selebihnya sudah menjadi tanggung jawab pemerintah kota dan sudah diperbaiki,” jelasnya.Selain persoalan jalan, warga juga menyampaikan berbagai aspirasi lain, mulai dari lampu jalan, peningkatan fasilitas umum hingga pelayanan publik yang lebih optimal. Seluruh masukan tersebut dicatat sebagai bahan dalam perencanaan program pembangunan ke depan.”Kegiatan reses ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, sehingga setiap kebutuhan dan permasalahan dilapangan dapat diakomodasi secara tepat dan berkelanjutan,” tutupnya.
Berita Terbaru
Kemenpar Harap Rute Baru Spring Airlines Dongkrak Wisatawan China
Wisata dan Kuliner
10 Teknologi Berkembang Teratas 2026 Diungkap di Forum Davos
Tekno
Desi Mamahit: Indonesia Harus Siap Hadapi Ancaman Revolusi AI
Nasional
Budi Suryanto Beberkan Akar Masalah Agraria Nasional Usai 45 Tahun Mengabdi di ATR/BPN
Nasional
Berita Terpopuler
1
Peringkat Universitas di Indonesia QS 2027: UI Nomor 191 Dunia, Ini Daftar 20 Kampus Terbaik
2
Ampera Sebut Aksi Bungkam tak Terkait Pilkada Sitaro
3
Mengharukan! Ternyata Begini Skenario Kemenangan Vano Sumilat di Pilhut Desa Tempok
4
Forbes Juni 2026: Prajogo Pangestu Masih Jadi Orang Terkaya Indonesia, Harta Tembus US$28,6 Miliar
Bagikan: Facebook WhatsApp Telegram.. Salin Link