Pegadaian Catat Laba Rp8,34 Triliun Didorong Investasi Emas di Kalimantan
Sumber Foto: Kotaku.co.id
Ekonomi

Pegadaian Catat Laba Rp8,34 Triliun Didorong Investasi Emas di Kalimantan

Perusahaan pelat merah ini mencatat laba bersih Rp8,34 triliun, melonjak 42,6 persen dibanding tahun sebelumnya Rp5,85 triliun.

Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan, menyebut lonjakan ini didorong pertumbuhan aset yang mencapai Rp151,7 triliun serta peningkatan penyaluran pinjaman yang menyentuh Rp126 triliun.

Selain tumbuh besar, kondisi keuangan juga diklaim makin sehat.

Rasio kredit bermasalah (NPL) berhasil ditekan dari 0,63 persen menjadi 0,38 persen.

“Artinya, kualitas pembiayaan semakin baik dan risiko macet makin kecil,” jelasnya dalam siaran pers yang disampaikan, Kamis (18/2/2026).

Yang menarik, layanan Bank Emas Pegadaian jadi salah satu motor utama.

Disebutkan, hingga akhir 2025, total transaksi dan kelolaan emas mencapai 33,7 ton.

Produk Tabungan Emas, Cicil Emas, hingga Deposito Emas makin diminati masyarakat sebagai cara aman menyimpan sekaligus mengembangkan aset.

Direktur Keuangan Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha, menambahkan, strategi digital juga akan diperkuat lewat aplikasi Tring!, agar nasabah bisa transaksi kapan saja tanpa mendatangi outlet.

Pun begitu di Kalimantan, tren serupa juga terasa. Pemimpin Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) IV Balikpapan Rinaldi Lubis, menyebut minat investasi emas terus naik, baik dalam bentuk fisik maupun digital.

“Masyarakat kini makin sadar bahwa emas bukan cuma disimpan, tapi bisa jadi alat lindung nilai dan perencanaan keuangan jangka panjang,” ujarnya.

Pegadaian optimistis tren positif ini berlanjut hingga tahun 2026, apalagi didukung aturan baru usaha emas syariah dari DSN-MUI yang memperkuat kepercayaan publik. (*)