Pekerjaan Kependudukan di Vietnam: Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan
Nasional

Pekerjaan Kependudukan di Vietnam: Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan

Kutipan Media - Vietnam tengah menghadapi tantangan penuaan penduduk dan ketidakseimbangan gender saat lahir meskipun saat ini berada dalam periode "struktur demografis emas". Dengan hampir 63% populasi berusia 15 hingga 59 tahun, provinsi Lang Son telah mengambil langkah-langkah untuk menggeser fokus dari keluarga berencana ke kependudukan dan pembangunan berkelanjutan.

Awal Kejadian

Pada 10 April 2025, Politbiro mengeluarkan Kesimpulan No. 149-KL/TW yang mendorong implementasi Resolusi No. 21-NQ/TW mengenai pekerjaan kependudukan. Kesimpulan tersebut menekankan pentingnya melahirkan anak yang cukup, memastikan kesehatan kelahiran, dan membesarkan anak dengan baik.

Perkembangan

Lang Son, sebagai provinsi pegunungan perbatasan, menghadapi tantangan dalam penerapan kebijakan kependudukan. Komite Rakyat Provinsi mengarahkan sektor terkait untuk melaksanakan pekerjaan kependudukan sesuai dengan semangat Kesimpulan No. 149-KL/TW. Provinsi ini memprioritaskan komunikasi yang efektif dengan masyarakat, mengganti metode tradisional dengan pendekatan yang lebih dekat dengan rakyat.

Sejak awal tahun 2025, provinsi ini telah menyelenggarakan lebih dari 7.300 sesi komunikasi, mendistribusikan lebih dari 22.600 brosur, dan menerbitkan 51 artikel tentang kependudukan. Upaya penjangkauan di tingkat akar rumput dilakukan melalui percakapan yang mendalam tentang kesehatan, jarak antar kelahiran, dan kekhawatiran pasangan yang belum memiliki anak.

Kondisi Terakhir

Provinsi ini juga menerapkan kebijakan dukungan medis dan keuangan untuk kelompok rentan, termasuk perempuan dari rumah tangga miskin yang melahirkan sesuai kebijakan kependudukan. Layanan kesehatan reproduksi kini lebih mudah diakses, dengan tingkat ibu hamil yang menerima pemeriksaan prenatal rutin mencapai 88,8%. Mulai 1 Juli 2026, Undang-Undang Kependudukan No. 113/2025/QH15 akan berlaku, mendorong semua sektor untuk menerapkan kebijakan kependudukan demi stabilitas jumlah penduduk dan pembangunan sosial-ekonomi yang berkelanjutan.

You can share this post!