Kutipan Media - Ahli waris penerima manfaat program Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan di Banyuwangi, Jawa Timur, mengikuti pelatihan kewirausahaan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) yang dikembangkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada ahli waris agar mereka dapat hidup lebih baik dan kembali produktif setelah kehilangan kepala keluarga.
Saiful Hidayat menjelaskan bahwa pelatihan ini mencakup pengembangan usaha yang diharapkan dapat memberikan pendapatan berkelanjutan bagi peserta. Ia menargetkan 10 persen peserta dapat menjadi produktif setelah mengikuti pelatihan dan mendapatkan pendampingan dalam akses pendanaan dan pemasaran. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, juga mengapresiasi program ini, menilai bahwa program PEKA semakin melengkapi berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat yang sudah ada di daerah tersebut.
Pelatihan diikuti oleh sekitar 100 orang ahli waris, yang terdiri dari istri, suami, dan anak dari peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah meninggal dunia. Salah satu peserta, Yasrul dari Desa Klatak, mengungkapkan harapannya untuk mendapatkan tambahan modal guna mengembangkan usaha es kopyor yang sedang dijalankannya.