Pemkot Balikpapan Rencanakan Pembangunan Terintegrasi untuk Tahun 2027
Yang mencakup penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), ekonomi produktif, infrastruktur tangguh, hingga transformasi birokrasi.
Hal itu terutang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 yang merupakan penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2030.
Semua dibahas terbuka guna mendapat masukan dari berbagai pemangku kepentingan dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar di aula Balai Kota, Kamis (19/2/2026).
Kepala Bappeda Litbang Murni, memproyeksi pendapatan daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2027 sebesar Rp2,8 triliun.
“Angka ini belum termasuk dana alokasi khusus dan bantuan keuangan,” katanya.
Sementara dari belanja daerah, proyeksi kebutuhan dana hingga Rp4,7 triliun.
Sehingga masih ada kekurangan anggaran cukup besar sekitar Rp1,8 triliun.
Harapannya pemerintah pusat dan provinsi turut memberi perhatian.
Adapun program prioritas tahun 2027 terbagi dalam empat poin.
Pertama mewujudkan SDM yang berkarakter dan berdaya saing.
Ini terkait peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengatasi stunting, lingkungan hidup dan sosial yang sehat dan nyaman. Serta Balikpapan kota ramah anak.
Kedua mengembangkan ekonomi yang produktif dan bernilai tambah.
Fokus pembangunan yakni meningkatkan pariwisata dan ekraf, koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), perhubungan, pertanian, pemuda, penanaman modal.
“Ini mendukung Balikpapan Kota MICE (Meeting, Intensive, Convention and Exhibition, Red) dan Wisata.
Serta Balikpapan Kota Inovatif dan Kreatif,” ucapnya.
Sedangkan pilar ketiga yakni membangun infrastruktur yang tangguh dan merata.
Di antaranya kegiatan pengendalian banjir, peningkatan aksess layanan dasar air minum dan sanitasi, penataan kota terpadu dan ramah lingkungan.
Kemudian pilar keempat menerapkan tata kelola pemerintahan yang inovatif dengan prioritas mewujudkan transformasi birokrasi.
Diskusi RKPD 2027 dipandu oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo.
Dia menyampaikan, forum ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2027.
Dari situ, akan digelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).
Kemudian hasilnya akan dituang dalam rancangan akhir hingga ditetapkan sebagai RKPD. “Ini menjadi bahan untuk penyusunan APBD 2027,” tuturnya.
Sebagai informasi, RKPD ini merupakan penggalan dari RPJMD wali kota tahun 2025-2030.
“Forum ini untuk memberi penajaman terhadap rancangan awal yang telah disusun Bappeda Litbang,” tutupnya. (*/adv/diskominfo/balikpapan)




