Pemprov Sumut Selesaikan Pembangunan Huntara Sebelum Idul Fitri
Nasional

Pemprov Sumut Selesaikan Pembangunan Huntara Sebelum Idul Fitri

Kutipan Media - ...Sesuai perkiraan pekan depan sudah siap sehingga bisa dihuni masyarakat saat Idul Fitri nanti

Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan, pembangunan ribuan unit hunian sementara (huntara) di wilayah terdampak bencana akan rampung pekan depan.

"Sesuai perkiraan pekan depan sudah siap, sehingga bisa dihuni masyarakat saat Idul Fitri nanti," ungkap Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung di Medan, Kamis.

Pihaknya kini terus mempercepat pembangunan huntara sejumlah wilayah terdampak bencana, khususnya dua kabupaten di Sumatera Utara.

Meliputi Tapanuli Selatan dengan empat kecamatan, yakni Angkola Selatan sebanyak 186 unit huntara telah dihuni, dan Siporok 118 unit huntara juga telah dihuni.

"Sedangkan di Angkola Sangkunur bejumlah 11 unit huntara, dan Batang Toru 245 unit huntara terus dikebut pengerjaannya," kata Basarin yang juga Ketua Harian Posko Tanggap Bencana Sumut.

Kemudian, Tapanuli Tengah dengan enam kecamatan di 13 titik pembangunan huntara terus dipercepat, seperti Pandan di Rusunawa Pandan 77 unit dan lahan eks Lapangan Golf Mangga Dua rencana 500 unit.

Lalu, Sibabangun di Puskemas Pembantu Muara Sibuntuon 4 unit dan Balerong Muara Sibuntuon 8 unit, Tapian Nauli rencana 75 unit, dan Badiri 250 unit.

Sitahuis di Balerong Rampah Sitahuis rencana 16 unit dan Balerong Kelurahan Nauli Sitahuis 8 unit, serta Tukka di Sipange rencana 80 unit dan Tanah Merah Hutanabolon 30 unit.

Data Posko Tanggap Bencana Sumut menyatakan, selain Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, 40 unit huntara juga telah dihuni di Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

"Pinangsori di Asrama Haji Pinangsori 46 dari 52 unit sudah ditempati, begitu juga Tukka di Balerong Pasar Tukka 12 unit telah ditempati, dan Pandan di Lahan Rusunawa Pandan 84 unit dari rencana 90 unit sudah ditempati," tutur Basarin.

Ia juga memastikan, progres pembangunan huntara di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah kini telah mencapai 90 persen atau mendekati tahap akhir.

"Progres pembangunan huntara ini sudah 90 persen, sehingga diharapkan dapat segera digunakan," ucap Basarin.

Menurutnya, pembangunan huntara di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah di Sumatera Utara kembali diperpanjang akibat bencana banjir kembali terjadi.

Sebelumnya, Pemprov Sumut menargetkan ribuan unit huntara tersebut akan rampung dan langsung ditempati pengungsi menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini.

"Target kita sebelum bulan Ramadhan sudah bisa dipakai. Namun, karena pada 11 dan 16 Februari lalu hujan kembali turun dan menyebabkan banjir susulan. Hal itu, menjadi kendala," papar Basarin.

You can share this post!