Pentingnya Pengawasan Sumber Daya Alam untuk Kedaulatan Nasional
Sumber Foto: Liputan6.com
Inti Pernyataan

Pentingnya Pengawasan Sumber Daya Alam untuk Kedaulatan Nasional

Jakarta - Ketua Yayasan Universitas Jayabaya, Moestar Putra Jaya, mengungkapkan dukungannya terhadap pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengenai pentingnya kewaspadaan dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam (SDA). Pernyataan tersebut disampaikan Menhan dalam sebuah kegiatan di Universitas Hasanuddin baru-baru ini.

Moestar menilai pesan Menhan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi dalam tata kelola SDA saat ini, termasuk potensi kebocoran sumber daya, lemahnya pengawasan, dan praktik yang tidak sejalan dengan kepentingan nasional. Menurutnya, hal ini mencerminkan apa yang disebut Menhan sebagai potensi 'musuh dalam selimut'.

"Pesan ini penting karena disampaikan di hadapan mahasiswa, kelompok yang menjadi penjaga nalar kritis dan benteng moral bangsa," ungkap Moestar.

Ia juga menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk kewaspadaan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh arus informasi, kepentingan ekonomi, dan agenda global yang dapat melemahkan posisi bangsa.

Isu Pengelolaan Timah

Salah satu isu yang disorot adalah pengelolaan timah. Moestar menyatakan bahwa terdapat berbagai tantangan dalam rantai distribusi, pengawasan lapangan, serta akurasi data produksi. Temuan-temuan ini menunjukkan perlunya pembenahan dalam tata kelola SDA.

"Intinya, peringatan Menhan mengajak kita untuk melihat kembali bagaimana kekayaan alam yang besar dapat dikelola dengan lebih transparan, adil, dan menyejahterakan rakyat," jelasnya.

Moestar juga menggarisbawahi bahwa pernyataan Menhan bukanlah untuk mencari pihak yang bersalah, melainkan untuk mendorong penguatan sistem pengelolaan SDA dan pemahaman kedaulatan yang lebih luas. "Kedaulatan tidak hanya soal pertahanan militer, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga sumber daya, integritas, dan kepercayaan publik dalam tata kelola nasional," tambahnya.

Pentingnya Sinergi

Moestar menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia akademik, pelaku usaha, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan kekayaan alam Indonesia dapat dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. "Mahasiswa memiliki peran yang sangat besar sebagai pengingat moral agar perjalanan bangsa tetap berada di jalur yang benar," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa menjaga Indonesia adalah tanggung jawab kolektif seluruh warga negara. Moestar memandang ajakan Menhan sebagai panggilan moral untuk memperkuat kejujuran, persaudaraan, dan pemeliharaan kekayaan alam bangsa.

"Semoga gagasan yang disampaikan Menhan, dan renungan ini, dapat menginspirasi langkah nyata yang lebih bijak, lebih bersih, dan berpihak pada masa depan Indonesia. Dengan kebersamaan, bangsa ini dapat melangkah maju lebih kokoh dan percaya diri," tutup Moestar.