Pernyataan Agnez Mo tentang Keturunan yang Memicu Kontroversi di Media Sosial
Sumber Foto: CNBC Indonesia
Petikan Media

Pernyataan Agnez Mo tentang Keturunan yang Memicu Kontroversi di Media Sosial

Jakarta, CNBC Indonesia - Penyanyi Agnez Mo, yang dikenal luas sebagai Agnes Monica Muljoto, baru-baru ini menjadi sorotan di media sosial setelah pernyataannya mengenai latar belakang keturunannya. Dalam sebuah wawancara dengan presenter Kevan Kenney, Agnez menyampaikan bahwa ia bukan keturunan darah Indonesia.

Pernyataan ini muncul dalam potongan video yang diunggah di YouTube dengan judul 'After Growing Up In Indonesia, Agnez Mo Is All About Inclusivity' (Setelah Bertumbuh Besar di Indonesia, Agnez Mo Menjadi Sosok yang Inklusif). Dalam wawancara tersebut, Agnez berbicara tentang perbedaan budaya di Indonesia yang kaya akan tradisi.

Rincian Wawancara

Dalam wawancara, Agnez menjelaskan, "Indonesia memiliki lebih dari 18 ribu pulau, dan di setiap pulau terdapat pakaian serta alat musik tradisional yang berbeda-beda. Saya tumbuh dengan berbagai alat musik ini, dan itu menjadi bagian dari diri saya." Dia juga menambahkan bahwa meskipun ia memiliki latar belakang yang berbeda, ia merasa diterima di Indonesia.

Agnez menyebutkan, "Saya sebenarnya tidak punya darah Indonesia sama sekali. Saya campuran Jerman, Jepang, dan Chinese. Saya hanya lahir di Indonesia." Dia juga menekankan bahwa meskipun mayoritas penduduk Indonesia beragama Muslim, ia merasa nyaman dengan identitasnya sebagai seorang Kristen.

Reaksi di Media Sosial

Pernyataan tersebut memicu berbagai reaksi di kalangan netizen. Beberapa warganet memberikan kritik terhadap pernyataannya, sementara itu, ada pula yang membela Agnez dan mengatakan bahwa ucapannya tidak menyinggung siapapun.

Agnez Mo, yang kini berusia 33 tahun, mengajak orang lain untuk merangkul perbedaan dan kerentanan yang dimiliki setiap individu. "Saya pikir itu membantu saya untuk merangkul hal tersebut, bagaimana saya merangkul gaya unik yang saya miliki," ujarnya.