Pernyataan Gubernur Kalsel dan Dampaknya Terhadap Persepsi Bencana Ekologi
Sumber Foto: Pikiran Rakyat Kalsel
Inti Pernyataan

Pernyataan Gubernur Kalsel dan Dampaknya Terhadap Persepsi Bencana Ekologi

Belakangan ini, sebuah video yang menampilkan pernyataan masyarakat terkait banjir di Kalimantan Selatan menjadi viral. Dalam video tersebut, masyarakat menyatakan dukungan terhadap ucapan Gubernur Kalimantan Selatan yang menyarankan agar banjir segera reda dengan cara melakukan banyak acara, sehingga diharapkan pawang hujan dapat memindahkan hujan ke lokasi lain, termasuk ke daerah pegunungan.

Pernyataan tersebut mengundang berbagai reaksi, dan ada yang berpendapat bahwa hal ini terkesan dimobilisasi. Dalam konteks ini, teori sosial mengenai framing isu dapat digunakan untuk memahami fenomena tersebut. Framing isu adalah pengemasan kata, gambar, atau konteks yang bertujuan untuk memengaruhi persepsi dan penilaian publik.

Framing dapat efektif jika didasari oleh kebenaran. Namun, jika tidak sejalan dengan kenyataan yang dirasakan oleh masyarakat, pernyataan tersebut justru dapat berpotensi menjadi bahan olokan.

Dampak Penyederhanaan Masalah

Penyederhanaan masalah yang kompleks menjadi tampak sederhana memiliki dampak yang signifikan. Pendekatan ini dapat menimbulkan kesalahan dalam mencari solusi kebijakan. Alih-alih menyelesaikan masalah yang ada, langkah ini justru bisa menambah permasalahan baru.

Pemikiran yang terlalu cepat untuk menyederhanakan isu yang kompleks seringkali mengarah pada kesalahan logika. Hubungan sebab-akibat yang seharusnya rumit berubah menjadi hitam-putih—benar atau salah, baik atau buruk—padahal kenyataannya jauh lebih kompleks dari itu.

Dalam konteks bencana ekologi, tindakan sekadar mengandalkan banyak acara untuk menghalau hujan tidaklah cukup. Penyederhanaan seperti ini menghilangkan substansi penting dan dapat menjadikan kesimpulan yang diambil menjadi keliru.