Potolab.id: Inovasi Fotografi Berbasis Teknologi di Bojonegoro
Sumber Foto: Radar Bojonegoro
Teknologi

Potolab.id: Inovasi Fotografi Berbasis Teknologi di Bojonegoro

Berawal dari jasa foto, Fotolab.id bertranformasi menjadi vendor foto berbasis teknologi di Bojonegoro. Melalui beberapa jasa dan layanan yang dikembangkan.

IRVAN RAMADHON, Bojonegoro

PERKEMBANGAN dunia fotografi semakin pesat di Bojonegoro. Banyak inovasi yang dikembangankan vendor foto. Termasuk Potolab.id. Jasa foto yang mulai beroperasi sejak 2023 tersebut memilik segudang inovasi demi memberikan layanan mudah dan murah bagi masyarakat.

Potolab.id membangun ekosistem kreatif visual di Kota Ledre dengan mengedepankan dokumentasi modern. Mulai dari jasa photobooth, videobooth, serta dokumentasi foto dan video (Potolab.id). Layanan Self-Photo Booth permanen di lokasi strategis (Potolabox).

‘’Juga vendor penyedia perangkat keras (device) dan perangkat lunak (software) photobox atau kami sebut sebagai Labwork,” ungkap Anashrull General Manager Potolab.

Perjalanan Potolab.id dimulai dari layanan event. Kemudian melihat tingginya antusiasme pasar akan foto instan yang estetik mendorong mengembangkan Potolabox sebagai layanan yang menyasar gaya hidup nongkrong anak muda.

‘’Kami membangun sistem kami sendiri, akhirnya lahirlah Labwork untuk membantu pengusaha lain memiliki unit photobox serupa,” jelasnya.

Untuk terus berkembang, Potolab.id menghadapi tantangan besar yaitu pengembangan teknologi. Terutama dalam membangun software yang stabil dan ramag pengguna serta merakit device yang kokoh membutuhkan ketelitian tinggi.

‘’Selain itu, kami harus terus memastikan pengalaman pengguna di setiap unit Potolabox tetap seru dan relevan dengan tren,” terang Anashrull.

Jasa foto yang memiliki kantor di Jalan Pemuda, Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Bojonegoro tersebut ingin semua orang bisa memiliki dokumentasi yang berkualitas, instan, dan menyenangkan. Baik itu melalui acara formal maupun saat mereka sedang bersantai di cafe.

‘’Tujuan kami adalah demokratisasi kenangan,” ungkapnya.

Menurut Anashrull melalui Potolab.id bertekad membawa fotografi ke level yang lebih interaktif dan mandiri. Lewat Potolabox, memberikan ruang bagi masyarakat untuk berekspresi secara bebas tanpa perlu merasa kaku di depan fotografer. Juga memajukan industri kreatif lokal dengan menunjukkan bahwa anak Bojonegoro mampu menciptakan teknologi software dan hardware sendiri.

Sejak berdiri hingga saat ini, Potolab.id telah melayani lebih dari 200 cara. Terdiri dari acara konser,wedding, gathering, maupun event lainnya. Juga dalam waktu singkat, berhasil melakukan ekspansi dari sekadar jasa layanan acara menjadi penyedia teknologi photobox.

Anashrull mengaku Potolab.id bercita-cita menjadikan Potolabox tersedia di seluruh titik strategis di Jawa Timur. Juga menjadikan Labwork sebagai vendor penyedia unit photobox nomor satu di Indonesia. Tentu dengan membawa nama Bojonegoro sebagai pusat inovasi teknologi kreatif visual.

‘’Ketika berhasil meluncurkan sistem software buatan sendiri melalui Labwork dan melihat orang lain menggunakan teknologi yang kami kembangkan dari Bojonegoro untuk bisnis mereka adalah pencapaian luar biasa,” jelasnya (irv/msu)