Prabowo Ajak Investor AS Berpartisipasi dalam Proyek Hilirisasi di Indonesia
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang pengusaha -pengusaha Amerika Serikat (AS) untuk berbisnis dan berinvestasi di Indonesia. Ajakan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Kamar Dagang Amerika Serikat (USCC), US-ASEAN Business Council (USABC), dan US-Indonesia Society (USINDO) di Gedung USCC, Washington DC, Rabu sore waktu setempat.
Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh perwakilan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan beberapa menteri serta petinggi BUMN itu, Prabowo mengungkap ada sejumlah program-program prioritas yang saat ini dijalankan oleh pemerintah. Khususnya 18 proyek hilirisasi.
Prabowo juga menjelaskan Indonesia berhasil menjaga stabilitas di berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga politik. Prabowo mengaku telah membuat perubahan-perubahan menuju tata kelola pemerintahan yang bersih, serta memperkuat penegakan hukum untuk melawan korupsi dan kartel.
"Kami terbuka, kami membutuhkan investasi, dan kami menginginkan lebih banyak investasi, dan kami yakin kami kompetitif, kami atraktif, dan kami punya banyak cadangan mineral yang dibutuhkan untuk produksi teknologi-teknologi baru," kata Prabowo di hadapan para pengusaha-pengusaha ternama AS dalam acara Business Summit di Gedung US Chamber of Commerce (USCC), Washington DC, Amerika Serikat.
"Jadi silakan datang ke Indonesia, terima kasih," ujar Prabowo saat menutup pidatonya dalam acara tersebut.
Janji Lindungi Investor
Prabowo berpidato selama sekitar 45 menit di hadapan para pengusaha asal Amerika Serikat dengan membahas rencana penandatanganan perjanjian perdagangan timbal balik (ART).
Dia juga memaparkan kondisi Indonesia yang kondusif bagi investasi serta peluang kerja sama, termasuk di sektor energi dan sumber daya mineral, khususnya cadangan rare earth. Selain itu, Prabowo menyampaikan berbagai capaian selama setahun masa pemerintahannya serta program-program prioritas yang akan dijalankan.
"Saya telah bertemu dengan banyak pemimpin perusahaan AS, bahkan dalam waktu saya yang singkat saat saya berada di sini. Saya bertemu dengan Anda sekalian sekarang, dan saya merasa sangat optimistis. Kami ingin perusahaan-perusahaan AS menjadi mitra yang strategis," kata Prabowo.
Prabowo kemudian melanjutkan pemerintah Indonesia, dari masa ke masa hingga yang saat ini menjabat, selalu berusaha menjadi tuan rumah yang baik untuk para investor.
"Saya kira banyak pemain lama dan mereka yang berpartisipasi dalam perekonomian kami akan mengakui pemerintah Indonesia, dan saya sendiri juga akan melanjutkan tradisi itu: Kami selalu berusaha melindungi investor-investor. Kami selalu berusaha menjadi tuan rumah yang baik, dan menciptakan iklim yang baik untuk para investor," ujar Prabowo, dilansir Antara.
Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, CIO Danantara Pandu Sjahrir, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo.
Kemudian dari kalangan pengusaha, ada Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, dan Chairman of the Board of Freeport-McMoRan Inc Richard C. Adkerson.




