Presiden Prabowo Siap Hadiri Sidang Umum PBB September 2025
JAKARTA, KOMPAS. TV - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada bulan September 2025.
Kehadiran ini menambah daftar panjang partisipasi Indonesia dalam forum-forum global penting sejak Prabowo dilantik sebagai presiden.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi menyatakan, Presiden telah menuntaskan rangkaian kunjungan luar negeri selama dua pekan terakhir ke berbagai negara yang menghasilkan sejumlah capaian konkret dan positif bagi Indonesia.
Menurut Hasan, hal itu bukan kunjungan simbolik, tapi menghasilkan hasil nyata.
Beberapa di antaranya adalah penyelesaian perjanjian dagang Indonesia–European Union CEPA setelah 10 tahun negosiasi, penurunan tarif ekspor ke Amerika Serikat, dan kesepakatan kerja sama untuk pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi.
Hasan melanjutkan, sejak menjabat, Presiden Prabowo telah menunjukkan komitmen tinggi terhadap diplomasi internasional dengan menghadiri hampir semua forum multilateral utama dunia.
Seperti G20, APEC, D-8 di Kairo, BRICS, ASEAN Summit, EU Forum, hingga Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg.
“Satu forum besar yang akan dihadiri berikutnya adalah Sidang Umum PBB. Kalau kita ibaratkan dunia ini seperti kampung besar, maka Indonesia sebagai rumah keempat terbesar sudah hadir di semua rapat kampung—dari rapat RT, RW, panitia 17-an—tinggal ‘rapat desa’, yaitu Sidang Umum PBB,” kata Hasan dalam konferensi pers, dikutip dari Breaking News Kompas TV, Rabu (16/7).
Ia berharap, dengan pendekatan diplomasi aktif yang dijalankan Presiden Prabowo, Indonesia semakin berperan penting dalam percaturan global, sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja sama dan investasi.
“Dengan kepemimpinan Presiden, kita berharap Indonesia bisa menarik lebih banyak investasi, memperluas kerja sama perdagangan, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas untuk rakyat,” ucapnya.




