Kutipan Media - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Berlian Utama Harta, S.H., M.H., dari Fraksi Partai Golkar, melaksanakan reses untuk menjaring aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu Utara–Bengkulu Tengah. Kegiatan berlangsung di Aula MTs Mambaul Ulum Yayasan Al Muttaqin, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah.
Reses dihadiri oleh masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, pengurus organisasi kepemudaan, serta pengelola lembaga pendidikan. Beberapa tokoh yang hadir termasuk Pimpinan Pondok Pesantren Mambaul Ulum KH. Ahmad Imam Royani, Ketua Yayasan Al-Muttaqin Rengga Setiawan, dan Kepala Desa Harapan Makmur Tri Ekana Supri Santoso.
Dalam dialog, berbagai masalah disampaikan oleh warga. Parman, seorang warga Kecamatan Pagar Jati, mengungkapkan keluhan tentang keterlambatan pembayaran insentif perangkat desa. Berlian Utama Harta menanggapi bahwa isu tersebut harus diperjuangkan bersama, terutama dalam kondisi efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah. Ia menilai pemerintah kabupaten juga bertanggung jawab mencari solusi untuk memenuhi hak perangkat desa.
Kemudian, perwakilan MTs Mambaul Ulum menyampaikan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, terutama peralatan olahraga. Berlian meminta pihak sekolah untuk menyusun proposal rincian kebutuhan sebagai dasar untuk mendapatkan bantuan. Ia juga memberikan bantuan pribadi untuk pengadaan sarana pendidikan tersebut.
Lebih lanjut, perwakilan ibu-ibu Darul Ulum berharap dukungan untuk kegiatan sosial yang terhambat oleh keterbatasan dana. Berlian menyatakan akan menjadi donatur dan menyerahkan bantuan pribadi untuk kegiatan organisasi tersebut. Kepala Desa Harapan Makmur juga mengangkat isu pelayanan kesehatan, status kepesertaan BPJS Kesehatan yang belum aktif, serta penyaluran bantuan sosial.
Permasalahan data penerima bantuan sosial yang tidak akurat juga disampaikan, di mana masih ada warga yang layak tetapi tidak terdaftar. Masyarakat juga meminta perhatian terhadap keberlangsungan organisasi Ansor dan Banser di Kabupaten Bengkulu Tengah, berharap dukungan dari anggota DPRD.
Aspirasi dari pengelola TPQ Mambaul Ulum menunjukkan minimnya honor bagi guru mengaji, mereka berharap adanya donatur tetap untuk kesejahteraan tenaga pengajar. Semua aspirasi dicatat untuk menjadi bahan perjuangan dalam fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD Provinsi Bengkulu.
Berlian Utama Harta menegaskan bahwa reses merupakan wadah mendengarkan dan memperjuangkan persoalan masyarakat. Di akhir kegiatan, ia membagikan bantuan sembako berupa beras masing-masing 5 kilogram kepada 200 warga, total 1 ton beras. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dan diharapkan dapat mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.