Spanyol Hadapi Turki, Sorotan pada Talenta Muda Yamal dan Güler
Sumber Foto: Jawa Pos
Sorotan Utama

Spanyol Hadapi Turki, Sorotan pada Talenta Muda Yamal dan Güler

Kutipan Media - Lamine Yamal dan Arda Güler (Dok. Daily Sabah) JawaPos.com –   Tim nasional Spanyol akan menghadapi tantangan besar dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.  Setelah mengalahkan Bulgaria pada laga pembuka, La Roja bersiap bertandang ke markas Turki. Pertandingan akan digelar di Konya dengan atmosfer panas dari dukungan suporter tuan rumah. Dilansir dari laman Bein Sports pada Minggu (7/9), skuad asuhan Luis de la Fuente tengah berada dalam kondisi terbaik dengan rekor impresif. Spanyol tidak terkalahkan dalam 26 pertandingan resmi terakhirnya. Rekor itu mendekati pencapaian sepanjang masa yang pernah ditorehkan tim ini. Baca Juga: Max Verstappen Catat Pole ke-45 Kariernya hingga Red Bull Ungguli McLaren di Kualifikasi F1 Italia 2025 Pelatih de la Fuente memiliki susunan pemain inti yang solid di semua lini. Dean Huijsen mengawal pertahanan, Pedri menjadi motor lini tengah, sementara sayap diisi Lamine Yamal dan Nico Williams. Mikel Oyarzabal tampil efektif sebagai penyerang utama dengan ketajaman mencetak gol. Perubahan kecil terjadi di lini belakang Spanyol menjelang laga kontra Turki. Dani Carvajal dipastikan kembali tampil menggantikan Pedro Porro yang sebelumnya cedera. De la Fuente menegaskan timnya wajib menang di setiap pertandingan tanpa meremehkan lawan. Di sisi lain, Turki berambisi mengulang sejarah dengan lolos ke Piala Dunia ketiga. Tim ini terakhir mencapai prestasi besar pada 2002 dengan finis di peringkat ketiga dunia. Kini, mereka tampil semakin solid di bawah arahan pelatih Vincenzo Montella. Arda Güler menjadi sorotan utama sebagai playmaker muda berusia 20 tahun. Ia mendapat dukungan dari pemain berpengalaman seperti Hakan Çalhanoglu dan Kerem Aktürkoglu. Montella menegaskan timnya siap memberikan perlawanan ketat untuk Spanyol. Turki akan bermain tanpa Baris Yilmaz yang terkena sanksi. Meski demikian, tim berencana membatasi penguasaan bola Spanyol dan mengandalkan serangan balik cepat. Laga ini sekaligus mempertemukan dua talenta muda, Arda Güler dan Lamine Yamal, yang disebut sebagai bintang masa depan Eropa. Baca Juga: Garuda Muda Sukses Tekuk Macau dengan 5 Gol Tanpa Balas karena Andalkan 5 Strategi