Tiga Isu Utama G20: Kebencanaan, Utang, dan Transisi Energi
Sumber Foto: SWA.co.id
Internasional

Tiga Isu Utama G20: Kebencanaan, Utang, dan Transisi Energi

Forum G20 akan segera digelar dua pekan mendatang di Afrika Selatan. Indonesia pun akan turut berpartisipasi aktif dalam forum tersebut. Saat ini, G20 sudah memasuki tahap perundingan untuk penyusunan l eaders’ declaration para kepala negara.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi, mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi sepanjang gelaran G20 kali ini. "Kami namakan Troika. Afrika Selatan hari ini memegang presidensi, maka kepemimpinan yang sebelumnya Brazil itu sebagai outgoing presidensi dan Amerika sebagai incoming presidensi. Jadi mereka bertiga seharusnya mengelola bersama-sama pertemuan G20 ini," ungkapnya di Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Menurut Edi, Amerika Serikat kurang aktif dalam proses ini sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggaraan G20 tahun ini. Terlebih, masih banyak isu yang belum dibahas di forum, sementara waktu yang tersisa untuk merampungkan perundingan hanya sekitar satu minggu.

Edi mengungkapkan, masih terdapat 83 paragraf yang baru memasuki tahap first reading. Kondisi ini terjadi karena banyak komentar yang saling bertentangan dan cenderung berseberangan.

Ia menambahkan, jika tidak tercapai konsensus, maka untuk pertama kalinya dalam sejarah G20, forum ini berpotensi tidak menghasilkan leaders’ declaration. Mekanisme terakhir yang bisa ditempuh adalah penerbitan chair’s statement.

Dari 83 paragraf tersebut, terdapat 12 bagian utama. Tiga yang teratas membahas isu kebencanaan (disaster), keberlanjutan utang negara-negara berpendapatan rendah (debt sustainability low income countries), dan transisi energi (energy transition).

"Jadi masih ada dari 4 sampai 12 termasuk conclusion. Conclusion kelihatannya sederhana tapi yang kadang-kadang sulit disepakati adalah setelah Afrika Selatan ini, akan dibawa kemana?" pungkas Edi. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.