Urban Republic Rayakan 10 Tahun dengan Ekspansi 61 Toko dan Lonjakan Transaksi 326%
Sumber Foto: Industry.co.id
Teknologi

Urban Republic Rayakan 10 Tahun dengan Ekspansi 61 Toko dan Lonjakan Transaksi 326%

Kutipan Media - INDUSTRY.co.id - JAKARTA — Peritel gadget gaya hidup Urban Republic menandai satu dekade perjalanannya di industri ritel teknologi Indonesia dengan mencatat pertumbuhan bisnis yang agresif, baik dari sisi ekspansi jaringan toko maupun peningkatan transaksi pelanggan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat urban terhadap perangkat teknologi untuk menunjang produktivitas dan gaya hidup, perusahaan di bawah naungan Erajaya Active Lifestyle (ERAL) itu mempertegas posisinya sebagai salah satu pemain utama di segmen lifestyle gadget.

Sejak berdiri pada 2016, Urban Republic berkembang dari hanya tiga gerai menjadi 61 toko pada 2026. Ekspansi sebanyak 58 gerai dalam kurun 10 tahun itu menunjukkan agresivitas perusahaan dalam menangkap permintaan pasar gadget premium yang terus tumbuh, terutama di kota-kota besar.

Tidak hanya dari sisi jaringan, performa bisnis Urban Republic juga menunjukkan tren positif. Perusahaan mencatat rata-rata pembelian pelanggan di toko offline per bulan meningkat 53% pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, transaksi bulanan dari anggota MyEraspace melonjak lebih tajam, yakni sebesar 326% secara tahunan, didorong pertumbuhan kanal offline sebesar 327% dan online 315%.

CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, mengatakan perjalanan Urban Republic selama satu dekade mencerminkan perubahan besar dalam pola konsumsi teknologi masyarakat. Menurutnya, perangkat teknologi kini telah bergeser dari sekadar alat komunikasi menjadi bagian integral dari gaya hidup modern.

“Selama satu dekade terakhir, kami melihat teknologi tidak lagi sekadar perangkat, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung kreativitas, produktivitas, dan konektivitas. Urban Republic hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan pilihan lifestyle gadget yang lengkap, original, dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Djohan.

Pertumbuhan ini terjadi seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan ekosistem digital dan perangkat pintar dalam aktivitas sehari-hari. Urban Republic menangkap momentum tersebut dengan memperluas portofolio produk, mulai dari smartphone premium, perangkat audio seperti true wireless stereo (TWS), smartwatch, perangkat gaming, hingga smart home.

Strategi omnichannel juga menjadi salah satu motor pertumbuhan perseroan. Selain memperluas jaringan fisik di lokasi strategis, Urban Republic mengintegrasikan layanan online-to-offline (O2O), memungkinkan konsumen berbelanja secara daring dan mengambil barang di toko atau mengirimkannya langsung ke rumah.

Perusahaan juga memperkuat daya tarik pasar lewat program promosi ulang tahun bertajuk “Traktiran Ulang Tahun” yang berlangsung sepanjang April hingga Mei 2026. Program tersebut menawarkan potongan harga hingga Rp2,6 juta, diskon bank hingga Rp2 juta, cicilan nol persen, hingga berbagai reward untuk pelanggan dengan nilai transaksi tertentu.

Djohan menyebut momentum ulang tahun ke-10 menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada pelanggan yang telah menjadi bagian penting dari pertumbuhan Urban Republic.

“Perayaan 10 tahun ini merupakan momen bagi kami untuk berbagi kebahagiaan dengan para pelanggan yang telah menjadi bagian dari perjalanan Urban Republic. Melalui berbagai penawaran spesial yang kami hadirkan, kami berharap semakin banyak masyarakat dapat merasakan kemudahan dalam mengakses teknologi yang mendukung aktivitas dan gaya hidup mereka,” katanya.

Di tengah ekspansi bisnis, Urban Republic juga mulai memperkuat agenda keberlanjutan melalui program CSR UR Zero Waste yang diluncurkan sejak 2025. Program tersebut mengajak masyarakat mendonasikan gadget bekas untuk didaur ulang secara bertanggung jawab melalui mitra pengelola limbah berizin.

Hingga kini, program itu telah menjangkau tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Bali, dengan capaian pengurangan limbah elektronik sebanyak 1.259 unit gadget, penghematan energi 65.700 kWh, serta pengurangan emisi karbon hingga 30.720 CO2e.

Djohan menegaskan keberlanjutan menjadi bagian penting dalam strategi bisnis perusahaan ke depan, terutama di tengah meningkatnya konsumsi perangkat elektronik.

“Melalui program UR Zero Waste, kami ingin mengajak generasi aktif untuk tidak hanya memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga lebih peduli terhadap dampak lingkungan dari penggunaan gadget. Kami percaya bahwa inovasi teknologi dan keberlanjutan dapat berjalan berdampingan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” tutupnya.