Wabup Alzaizi Tegaskan Pentingnya Komunikasi dalam Pembangunan Waduk Rukoh
Sumber Foto: Serambinews.com
Nasional

Wabup Alzaizi Tegaskan Pentingnya Komunikasi dalam Pembangunan Waduk Rukoh

Kutipan Media - Berita Pidie

Tayang:

lihat foto

Serambinews.com/serambinews

WABUP PIDIE - Wakil Bupati Pidie, Alzaizi menjelaskan terkait pembangunan waduk Rukoh di Pidie.

“Ada tujuh gampong yang terimbas. Kita tidak ingin ada yang merasa dirugikan. Semua harus melalui komunikasi yang baik.

SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Pembangunan waduk di Kabupaten Pidie bakal segera dilanjutkan agar dapat difungsikan.

Waduk dibiayai dana pusat ini terletak di Kabupaten Pidie, Aceh, tepatnya di aliran Sungai Krueng Rukoh.

Bendungan ini bersifat serbaguna: irigasi, pengendalian banjir, penyediaan air baku, serta potensi pariwisata.

Spesifikasi Teknis.

Luas area genangan: ±716 hektar. Kapasitas tampung: ±128,66 juta m⊃3; air. Mengairi lahan persawahan 11.950 hektar di Daerah Irigasi Baro Raya, terutama di Kecamatan Keumala dan Sakti.

Wakil Bupati Pidie, Alzaizi Umar memimpin rapat persamaan persepsi pembebasan lahan pembangunan suplesi Bendungan Rukoh, Kamis (26/2/2026).

Ia menegaskan proyek strategis nasional itu tidak boleh ada persoalan administratif maupun miskomunikasi di lapangan.

Baca juga: Dukung Swasembada Pangan, Waduk Rukoh dan Kereuto Akan Diresmikan Awal Tahun Ini

Hadir juga dalam rapat itu jajaran teknis, termasuk Mulia Saputra, ST, MT selaku PPK dari Balai Wilayah Sungai Sumatra I serta Kabag Pemerintahan Setdakab Pidie, Almanza, S.STP.

Maka itu, Alzaizi meminta seluruh unsur bergerak cepat, solid, dan satu komando.

“Ya kita harapkan bisa segera direalisasikan. Tim sudah terbentuk. Tahapan segera turun ke masyarakat. Kita ingin prosesnya lancar, transparan, dan tidak menimbulkan polemik. Waduk ini harus segera bisa difungsikan untuk kepentingan rakyat,” katanya.

Tujuh gampong terkena

Sebelumnya, Pemkab Pidie bersama BWS Sumatra I telah melakukan audiensi dengan masyarakat di tujuh gampong terdampak: Cot Setui, Sagoe, Kumbang, Ugadeng, Papeun Bocah, Pulo Seupeung, dan Pulo Cahi.

Menurutnya, pendekatan dialog menjadi kunci agar pembebasan lahan tidak memicu resistensi.

Ia menekankan bahwa hak-hak masyarakat harus dihormati, sementara kepentingan pembangunan tetap dijaga.

“Ada tujuh gampong yang terimbas. Kita tidak ingin ada yang merasa dirugikan. Semua harus melalui komunikasi yang baik. Alhamdulillah, dari audiensi sebelumnya, sambutan masyarakat sangat positif,” ujarnya.

Bagi Alzaizi, percepatan pembebasan lahan adalah tahapan krusial. Tanpa itu, bendungan yang dibangun dengan anggaran besar berpotensi kehilangan momentum manfaatnya.

Sumber: Serambi Indonesia

Halaman 1/2

1 2

Tags

waduk rukoh

Proyek Waduk Rukoh

Lahan Petani Terkena Proyek Waduk Rukoh

Wabup Pidie Alzaizi

Wakil Bupati Pidie Alzaizi

Wabup Alzaizi

Pidie

Rekomendasi untuk Anda

Kunjungi Kami.

Personal Care

2 Brand Susu Kambing Etawa Terbaik di Indonesia, Salah Satunya Sudah Mendunia

Alat Elektronik

Review Lengkap Kulkas Sharp Kirei SJ-316MNHS: Kelebihan dan Kekurangan

Tips Handphone

Sony Sonjaya Klaim Pegang Puluhan Nama, Update Kasus MBG Lengkap di TribunX

Tips Home Care

9 Cara Aman Bersihkan Bunga Es Freezer agar Tidak Merusak Kulkas

Hair Care

4 Rekomendasi Conditioner untuk Rambut Rontok yang Bisa Kamu Dapatkan di Shopee

Produk Handphone

Update Daftar Harga HP TECNO Terbaru Juni 2026, Ada SPARK Go 3, SPARK 50, POVA 7, CAMON 50 Pro 5G

Berita Terkait: #Berita Pidie

Pemkab Pidie Lelang 5 Jabatan, Ini Nama Pejabat Lulus Adminitrasi, Besok Presentasi Makalah

Peringati Hari Lahir Pancasila, Sekda Pidie Ajak Penyelesaian Berbagai Konflik Secara Damai

Pasar Grong-Grong Jorok

Pasar Grong-Grong Dipenuhi Sampah Hingga Drainase Tersumbat, Warga Keluhkan Bau

Rp 25 Miliar APBG Diplotkan untuk Beli Sepmor Keuchik, Begini Penjelasan DPMG Pidie

Video Pilihan

KPK OTT Bupati Muara Enim Edison: 10 Orang Ditangkap hingga Kantor dan Rumah Dinas Digeledah

Ikuti kami di