Waspadai Travel Gelap Saat Mudik, Keamanan Perjalanan Terancam
Sumber Foto: Parapuan
Lifestyle

Waspadai Travel Gelap Saat Mudik, Keamanan Perjalanan Terancam

Parapuan.co - Kawan Puan, jelang mudik Lebaran yang selalu diiringi lonjakan kebutuhan transportasi, layanan travel kerap menjadi pilihan karena menawarkan jadwal yang fleksibel. Namun, di tengah tingginya permintaan tersebut, praktik travel “gelap” juga bermunculan dan perlu diwaspadai.

Bagi banyak perempuan yang mudik sendiri atau bersama anak, faktor keamanan tentu menjadi prioritas utama. Sayangnya, tidak semua layanan travel yang beredar memiliki izin dan standar keselamatan yang jelas.

Dilansir dari Kompas.com, Plt. Sekretaris Jenderal DPP Organda, Kurnia Lesani Adnan, mengimbau masyarakat agar waspada dan tidak menggunakan travel gelap. Hal tersebut karena persoalan utama terkait kelayakan kendaraan, yakni dari sisi administrasi dan teknis.

Ia menjelaskan, ada kendaraan yang terkendala administrasi tetapi masih memadai secara teknis. Namun, yang banyak beroperasi saat ini justru tidak memadai secara administrasi sekaligus tidak memenuhi standar teknis.

Kondisi tersebut tentu berisiko bagi penumpang, terutama saat arus mudik yang padat. Kawan Puan perlu lebih teliti agar perjalanan pulang kampung tetap aman dan nyaman.

Ciri-Ciri Travel Gelap yang Perlu Diwaspadai

Salah satu ciri paling umum adalah penggunaan kendaraan pribadi, bukan kendaraan umum resmi. Kendaraan tersebut biasanya tidak memiliki papan nama perusahaan atau logo resmi.

Harga yang ditawarkan pun sering kali jauh lebih murah dibandingkan travel resmi. Tarif rendah ini kerap menjadi daya tarik utama untuk memancing calon penumpang.

Penjemputan dan pengantaran dilakukan secara door-to-door berdasarkan share location tanpa kantor atau agen resmi. Travel gelap juga umumnya tidak memberikan tiket fisik resmi maupun jaminan asuransi penumpang, padahal asuransi menjadi salah satu perlindungan penting selama perjalanan.