Pemprov Sumbar Dukung Pembangunan SDM Berbasis Nilai Religius di Nagari
Nasional

Pemprov Sumbar Dukung Pembangunan SDM Berbasis Nilai Religius di Nagari

Kutipan Media - Sumbar, InfoPublik – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia unggul berbasis nilai religius hingga ke tingkat nagari melalui Safari Ramadan 1447 Hijriah.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Arry Yuswandi, saat memimpin Safari Ramadan di Masjid Muhsinin Koto Tuo, Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Senin (23/02/2026). Kegiatan diawali dengan berbuka puasa bersama masyarakat dan dilanjutkan salat Isya serta tarawih berjemaah.

Arry menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan bagian dari ikhtiar Pemprov Sumbar memperkuat nilai keimanan sekaligus menyelaraskan pembangunan daerah dengan penguatan karakter masyarakat.

“Kita ingin pembangunan Sumatera Barat berjalan beriringan dengan penguatan iman dan karakter. SDM yang unggul harus ditopang akhlak yang kuat,” ujar Sekdaprov Sumbar.

Menurutnya, visi Sumbar Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda hari ini. Karena itu, Pemprov Sumbar terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja berbasis standar global, penguatan pendidikan formal, hingga perluasan akses beasiswa.

Ia menekankan pentingnya mendorong generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi sebagai fondasi daya saing daerah menyongsong Indonesia Emas 2045.

Selain itu, Pemprov Sumbar juga melakukan sinkronisasi program Balai Latihan Kerja (BLK) hingga ke tingkat nagari agar peningkatan keterampilan masyarakat lebih merata. Berbagai skema beasiswa turut diperluas, termasuk Program Beasiswa Rajawali yang menjangkau jenjang pendidikan dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Sumbar menyerahkan hibah sebesar Rp50 juta untuk Masjid Muhsinin Koto Tuo. Turut diserahkan bantuan Rp5 juta dari Bank Nagari serta 40 Al-Qur’an sumbangan ASN Pemprov Sumbar.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi, menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan karakter generasi muda melalui program “Bangkik dari Surau” sebagai upaya menghidupkan kembali fungsi surau sebagai pusat pendidikan moral dan spiritual.

Safari Ramadan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Pemprov Sumbar dan Pemkab Agam, unsur Forkopimda, camat, wali nagari, niniak mamak, serta tokoh masyarakat setempat.

You can share this post!