Pembangunan 11 Gerai Koperasi Desa di Pamekasan Terkendala Masalah Lahan
Kutipan Media - Pamekasan, mediajatim.com — Gerai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih ditargetkan berdiri di 189 titik di Pamekasan.
Berdasarkan data terakhir, Kamis (26/2/2026), sudah 178 gerai dalam proses pembangunan, sementara 11 titik sisanya masih belum bisa dibangun sebab terkendala lahan.
Komandan Kodim (Dandim) 0826 Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko melalui Bagian Penerangan Kodim Pelda Dadang Darmawanto menjelaskan, kendala lahan dalam pembangunan 11 gerai tersebut bermacam-macam.
Baca Juga: KTP Sempat Hilang Empat Tahun Lalu, Warga Burneh Tercatat Meninggal Saat Akan Klaim UHC
Mulai dari tidak punya Tanah Kas Desa (TKD) hingga jauh dari akses jalan. “Yang tidak punya TKD itu ada dua, yakni di Kelurahan Barurambat Kota dan Parteker,” katanya, Rabu (25/2/2026).
Selain itu, lanjut Pelda Dadang, juga terdapat enam desa yang punya lahan TKD tapi tidak mempunyai akses jalan dan jauh dari permukiman warga.
“Lokasinya itu di Desa Pegantenan, Bulangan Branta, Tamberu, Lesong Laok, Bulangan Barat dan Desa Bujur Tengah,” ucapnya.
Baca Juga: Kepincut Kursi Caleg, Kades di Pamekasan Mengundurkan Diri
Sementara Desa Tampojung Tenggina dan Sumber Waru, sudah memiliki TKD. Namun terletak di perbukitan dan tidak memungkinkan untuk dibangun gerai koperasi.
“Ada lagi satu desa yakni Desa Sana Daja yang lahannya berada di desa lain. Kami juga tidak tahu dulunya itu gimana,” pungkasnya. (fin/rif)
Desa Sumber Waru Kopdeskel MP Kopdeskel MP di Pamekasan pamekasan Pembangunan Kopdeskel MP Pamekasan TKD Pamekasan
Baca Juga
Petani Cabai di Sumenep Racik Pupuk dari Air Cucian Beras, Hasil Panen Bisa Tembus 1 Kuintal
Camat Kapongan Situbondo Tegaskan Perangkat Desa Saletreng yang Terjerat Kasus Hukum Tak Boleh Bekerja
Tak Punya Gedung, Siswa Baru SR Pamekasan Bakal Numpang ke Sampang
Pemkab Sumenep Akan Perbaiki Jalan Ellak Daya-Mandala 7 Km, Anggaran Tembus Rp16,2 Miliar
Pimpin Sertijab, Kapolres Pamekasan Minta Jaga Kondusivitas Wilayah
Sebaran Guru di Situbondo Belum Merata, DPRD Temukan Kekurangan Mencapai 461 Orang




